Frank Lampard meyakini Chelsea bermain lebih baik meski pun ditumbangkan Liverpool dengan skor sempit, 2-1, di laga lanjutan Liga Primer Inggris.
Bermain di Stamford Bridge, The Blues tertinggal dua bola duluan. Trent Alexander-Arnold dan Roberto Firmino menghadirkan keunggulan ganda bagi The Reds sepanjang babak pertama.
20 menit jelang laga bubaran, tuan rumah baru bisa merespons melalui aksi N'Golo Kante. Sayangnya, di sisa waktu yang ada, Chelsea gagal mencetak gol penyama kedudukan. Kendati demikian, sang manajer percaya, skuadnya menampilkan performa yang lebih meyakinkan.
"Dari segi performa, kami adalah tim yang bermain lebih baik. Kami punya lebih banyak energi di pertandingan ini, ada karakter dan spirit," tutur Lampard selepas pertandingan.
"Itulah kenapa kami di akhir pertandingan mendapatkan applaus. Mari kita jadikan ini sebagai sesuatu yang positif di laga berikutnya," tambah Lampard.
Lampard tidak setuju, anggapan bahwa hukuman transfer yang diderita Chelsea di musim panas ini membuat klub kesulitan berkembang, yang berimbas pada performa angin-anginan di tahapan awal periode 2019/20.
Bagi sang juru taktik, dengan adanya larangan pembelian pemain, dia jadi bisa fokus mengorbitkan bibit-bibit muda nan unggul yang dimiliki Chelsea.
"Orang-orang mengatakan, hukuman itu jadi hal yang buruk bagi Chelsea dalam jangka pendek. Memang benar, tapi untuk jangka panjang, jika kami punya visi, bersama pemain-pemain seperti [Fikayo] Tomori, Mason [Mount], Tammy [Abraham], semoga akan menjadi satu hal yang bagus bagi kami, tapi untuk jangka pendek memang hasil seperti di laga ini bisa terjadi," pungkasnya.




