Villarreal berpeluang besar untuk semakin memantapkan status Unai Emery sebagai raja Liga Europa ketika bentrok dengan Manchester United di final yang akan diselenggarakan di Stadio Energa Gdansk, Kamis (27/5) dinihari WIB.
Seperti diketahui, pria Spanyol itu sukses mencapai lima final Liga Europa dalam delapan musim, bersama tiga klub berbeda, termasuk dengan The Yellow Submarine.
Total, tiga trofi Liga Europa berhasil direbut Emery secara berturut-turut semasa dia menukangi Sevilla. Kini, dia berpeluang menambah koleksinya saat memimpin Gerard Moreno cs.
Emery tentu akan menyiapkan susunan terbaiknya demi mengandaskan misi Man United, yang kebetulan juga sangat berhasrat besar meraih gelar juara perdana di bawah komando Ole Gunnar Solskjaer.
Mantan pelatih Arsenal itu menolak untuk mencoret Samuel Chukwueze dan Juan Foyth untuk laga di Polandia nanti. Keduanya mengalami cedera kala meladeni Arsenal dalam dua leg di semi-final lalu.
Getty ImagesKeduanya pun harus menepi di laga pamungkas La Liga, tetapi mereka berjuang keras agar bisa prima jelang lawatan ke Gdansk. Keduanya diharapkan bisa benar-benar fit.
Sementara, ketimbang mempertimbangkan Geronimo Rulli yang kurang memberi inspirasi ketika melawan Arsenal, Emery lebih condong pada Sergio Asenjo.
Pau Torres, yang sepanjang musim ini tampil gemilang dan mulai digoda beberapa klub elite Eropa termasuk Man United, akan berpasangan dengan senior yang 11 tahun lebih tua darinya, Raul Albiol.
Etienne Capoue diganjar kartu merah saat memainkan leg pertama semi-final kontra Arsenal. Namun dia telah kembali dari suspensi untuk menggantikan Francis Coquelin di lini tengah dan sempat hadir di laga La Liga pascaskorsing.
Sembari mengamati kebugaran Chukwueze, Manu Trigueros dan Yeremy berpeluang dipasang di kedua sayap Villarreal, dengan nama terakhir mencetak gol pembuka menghadapi Real Madrid di pekan pamungkas La Liga di mana laga itu berakhir kekalahan 2-1.
Adapun Moreno dengan torehan 29 golnya, siap mengobrak-abrik pertahanan United yang dipimpin Harry Magurie. Kendati Carlos Bacca yang sejatinya juga didambakan jadi mesin gol tim tapi yang terjadi malah sebaliknya, Paco Alcacer bisa menjadi opsi menarik untuk menebar ancaman di jantung pertahanan sang lawan.
Formasi terbaik Villarreal
| Posisi | Perkiraan susunan tim inti Villarreal (4-4-2) |
| Kiper | Asenjo |
| Bek | Gaspar, Albiol, Torres, Pedraza |
| Gelandang | Trigueros, Capoue, Parejo, Yeremy |
| Striker | Moreno, Alcacer |




