OLEH DEDE SUGITA & AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter
Selama nyaris sedekade terakhir, La Liga Spanyol merupakan liga dengan koefisien terbaik dalam klasemen UEFA. Mereka unggul secara signifikan dari banyak liga top Eropa lainnya, seperti Bundesliga Jerman, Serie A Italia, Ligue 1 Prancis, hingga Liga Primer Inggris.
Namun jika berbicara popularitas, harus diakui jika La Liga memang masih kalah dengan EPL yang bertahun-tahun menahbiskan diri sebagai liga sepakbola dengan perputaran uang terbanyak.
Mengakui hal itu, salah satu legenda La Liga, Diego Forlan , lantas optimistis dengan kans La Liga untuk menelikung popularitas EPL di masa depan. Salah satu alasannya adalah karena La Liga punya pertandingan rutinan terbesar di level klub, yakni El Clasico, yang akan dihadiri langsung oleh Goal Indonesia akhir pekan ini.
"Saya harus melihat statistik, saya tidak tahu. Tetapi EPL telah berjalan dengan sangat baik selama bertahun-tahun, sejak saya masih kecil saya biasa melihat EPL. Saya terbiasa melihat EPL di Uruguay, jadi bayangkan berapa lama mereka melakukan itu. Mereka masih melakukan itu dan mereka memiliki popularitas di seluruh dunia, saya banyak melihatnya di Asia," buka Forlan, eksklusif pada Goal Indonesia .
"Tetapi La Liga mengembangkan pertandingan seperti ini, yang akan kita lihat pada Sabtu [23/12], Real Madrid dan Barcelona. Saya pikir itulah yang terbesar dalam level klub, dan juga memiliki [daya tarik dalam diri] Messi dan Cristiano [Ronaldo]. Hal itu membuat La Liga juga [semakin] populer di seluruh dunia," ungkapnya.
Legenda La Liga lainnya, Robert Pires , kemudian menekankan bahwa tim-tim besar di La Liga layaknya Madrid dan Barca wajib memiliki strategi yang bagus, terutama di pasar Asia. Tak masalah baginya jika La Liga dan beberapa tim besar di dalamnya mengimplementasikan cara promosi yang serupa dengan EPL, sebagai liga paling populer saat ini.
"Saya pikir itu sangat penting [terutama] bagi Madrid dan Barca untuk menemukan bisnis yang bagus. Asia, karena saya tahu di Asia, orang-orang di sana sangat menyukai EPL. Saya telah berpergian ke India, Tiongkok, Indonesia, Thailand, dan saya tahu orang-orang di sana amat sangat menyukai EPL," tutur Pires, eksklusif dengan Goal Indonesia .
"Karenanya, mungkin bagi Madrid dan Barca penting untuk melakukan hal yang sama, melakukan profil seperti EPL, karena EPL bagi La Liga adalah contoh yang sangat bagus. Saya pikir La Liga memiliki masa depan bagus, terutama di Asia," tandasnya.
Pada medio hingga akhir milenium, Forlan pernah begitu disegani sebagai bomber pembunuh di La Liga. Dia sukses menceploskan 128 gol dari 240 penampilannya bersama Villarreal dan Atletico Madrid.
Sementara pada periode yang nyaris serupa, Pires, juga pernah jadi aktor krusial keberhasilan Villarreal konsisten bertahan di papan atas La Liga. Dia menorehkan 103 penampilan, dengan sumbangsih 13 gol dan 11 assist.

