Thomas-Zilliacus-Sheikh Jassim-Man-Utd-Old-TraffordGetty/GOAL/Qib.com.qa

"Siap Jadi Mesin Uang Inter Milan!" - NGERI! Konglomerat Finlandia Ini Ajak Sheikh Jassim Duet Bentuk Nerazzurri Jadi Klub Terkuat Dunia!

Pebisnis tajir Finlandia Thomas Zilliacus mengungkapkan keseriusannya mengakuisisi Inter Milan. Bahkan, dia mengajak Sheikh Jassim untuk bekerja sama.

Mulanya, kedua sosok konglomerat ini hendak membeli Manchester United. Namun, seiring mundurnya Jassim dari proses pembelian klub berjuluk Setan Merah itu, Zilliacus tertarik untuk menggandeng Jassim menguasai penuh Nerazzurri.

Zilliacus sendiri hanya tertarik pada dua klub di atas bila merambah di balik layar sepakbola.

"Tidak. Hanya untuk dua klub ini saja: Inter dan Manchester United. Bagi saya, sungguh penting menemukan klub dengan basis fans global yang besar. Saya tahu, saya bisa menciptakan keuntungan besar buat dua klub ini dengan memulai bersama fansnya, memberi mereka layanan yang mereka inginkan," tutur Zilliacus.

"Saya sudah dikontak oleh beberapa klub, tapi respons saya: 'Jika Anda tidak memiliki basis fans yang besar, saya tidak tertarik'," jelas Zilliacus.

"Pertama-tama, menurut saya untuk memimpin klub, Anda perlu memahami sepakbola. Seperti yang saya bilang, saya adalah seorang pemain, pelatih dan pemilik. Saya kira saya tahu olahraga ini dengan sangat baik," lanjutnya.

"Inter memiliki manajemen yang luar biasa, mulai dari Beppe Marotta, hingga ke seluruh tim, sungguh bagus. Menurut saya, seorang owner harus memberi dukungan ke manajemen. [Simone] Inzaghi juga sangat bagus dengan pekerjaannya. Lalu, membangun tim yang juga Anda perlukan untuk sesuatu yang lain," ungkapnya.

"Terlebih dahulu, kami membutuhkan uang dan seperti yang saya katakan, saya tahu cara menghasilkannya. Saya tahu cara menghasilkan pendapatan yang luar biasa dengan menghadirkan layanan ke fans. Bersama dengan Shiekh Jassim Al Thani, jika kami bergabung, meski saya garis bawahi sulit, tapi saya tahu dengan pasti bahwa kami akan jadi mesin uang," katanya lagi.

"Dengan menghasilkan uang, kami akan memberi klub peluang untuk membeli pemain-pemain terbaik dunia. Saya tegaskan bahwa saya tidak suka mengikuti contohnya gaya Paris Saint-Germain, yang saya lihat terus membeli bintang besar, tapi tanpa menciptakan grup yang kokoh," pungkas Zilliacus.

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0