Gerard Pique menyebut kegagalan Barcelona di semi-final Liga Champions dari tangan Liverpool sebagai mimpi buruk dan timnya belum benar-benar pulih.
Skuad Jurgen Klopp menderita kekalahan 3-0 di Camp Nou pada leg pertama pertandingan hingga membuat kubu Blaugrana percaya diri bakal lolos ke partai final.
Akan tetapi the Reds tampil luar biasa di Anfield untuk menang 4-0 berkat brace Divock Origi dan Georginio Wijnaldum yang menghancurkan mimpi Barcelona.
Momen tersebut seolah mengingatkan lagi pada kekalahan melakukan di perempat-fnal Liga Champions pada musim sebelumnya dari AS Roma.
Pique yang jadi starter di kedua pertandingan lawan Liverpool mengatakan dibutuhkan waktu bagi timnya untuk pulih dari kekalahan seperti itu.
"Secara emosional sangat sulit untuk bangkit karena Anda tidak bisa begitu saja melupakan kekalahan. Ini kekalahan yang akan diingat sepanjang waktu," ujarnya di El Pais.
"Tetapi kami harus melangkah ke depan. Situasinya memang sulit tetapi kami juga tidak bisa menyiksa diri sendiri. Benar, kekalahan itu adalah salah satu yang terhebat tetapi begitulah olahraga, terkadang Anda kalah di medang perang."
"Mimpi buruk, dan Anda akan berada di bawah asumsi hal tersebut dapat terulang lagi. Tetapi kami juga harus memahami penyebabnya untuk membantu tim di masa depan karena kami masih ingin mengangkat trofi Liga Champions."
Getty, Goal