Christian Eriksen untuk pertama kalinya mengunjungi pusat latihan Inter Milan sejak kolaps di ajang Euro 2020 lalu, seiring sang gelandang tengah menanti kepastian apakah dirinya bisa bermain lagi atau tidak.
Pertanyaan itu pun hadir di benak para fans Inter, bagaimana sesungguhnya kondisi fisik Eriksen pascahenti jantung, tamatkah kariernya atau peluang untuk kembali merumput tetap ada?
Sebagaimana diketahui, Eriksen mengalami insiden mengerikan yang membuat publik sepakbola dunia bersimpati ketika Denmark memainkan laga fase grup kontra Finlandia di Kejuaraan Eropa.
Gelandang kreatif berusia 29 tahun itu terpaksa harus diresusitasi setelah dia berhenti bernafas beberapa saat di lapangan, lalu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Dokter yang menanganinya kemudian memvonis sang pemain mengalami serangan jantung.
FIGC, melalui anggota komite ilmiah teknis, Francesco Braconaro, menjelaskan soal peluang Eriksen bisa kembali bermain di lapangan. Ada beberapa langkah yang harus ditempuh sang pemain.
Apa saja?
"Christian Eriksen tidak dapat diberikan izin untuk kembali bermain," tegas Braconaro.
"Jika terdapat defibrillator pada sang pemain dan telah dicopot, [kemudian] memastikan urusan patologi dapat diselesaikan, maka dia bisa kembali bermain untuk Inter," jelasnya.
Sebelumnya, pihak Inter memberikan pernyataan resmi setelah menyambut kembalinya eks penggawa Tottenham Hotspur itu di Suning Training Centre.
"Pagi ini, Christian Eriksen berkunjung ke Suning Training Centre di Appiano Gentile," demikian pernyataan Inter di laman resmi mereka.
"Pemain Denmark ini menjumpai para direktur klub, pelatih, rekan-rekan setim dan seluruh staf yang hadir. Eriksen dalam keadaan yang baik, dan dalam kondisi fisik dan mental yang sangat bagus," demikian Inter.


