Ferran Torres menjalani debut yang amat sukses untuk Paris Saint-Germain. Penyerang Spanyol itu, yang seperti sesama debutan Mika Godts masuk pada awal babak kedua, membalikkan ketertinggalan 2-0 PSG di markas Stade Rennes menjadi hasil imbang 2-2 lewat dua golnya.
Sesuai perkiraan sebelumnya, Godts dan Ferran memulai laga dari bangku cadangan. Desiré Doué lebih dipilih di posisi sayap kiri ketimbang Godts, sementara Ousmane Dembélé menjadi penyerang tengah. Nuno Mendes harus melewatkan pertandingan karena skorsing.
Bradley Barcola dan Ibrahim Mbaye juga tidak ikut tampil di Rennes, yang pada saat terakhir harus dijadikan venue pengganti karena lapangan Parc des Princes dinyatakan tidak layak. Keduanya ingin mencari menit bermain di klub lain dan pelatih Luis Enrique hanya ingin bekerja dengan pemain yang melihat masa depan mereka di PSG.
Di kubu Rennes, mantan bintang Feyenoord Sebastian Szymanski mendapat tempat di starting XI dan membuka skor saat laga belum genap berjalan sepuluh menit. Gelandang Polandia yang kini berusia 27 tahun itu menerima bola dari Adrien Thomasson lalu melepaskan tembakan indah dari sekitar 20 meter, yang masuk lewat sisi dalam tiang gawang tanpa bisa dihentikan kiper Matvey Safonov: 1-0.
PSG harus merespons dan tampak melakukannya di pertengahan babak pertama ketika Doué mengecoh kiper Rennes, Brice Samba. Namun, melegakan bagi para fan di Roazhon Park, gol itu dianulir karena offside sehingga keunggulan 1-0 tetap bertahan.
Sekitar sepuluh menit sebelum turun minum, para suporter kembali bergembira. Mousa Tamari melewati Willian Pacho dengan tumit indahnya, yang juga menjangkau Przemyslaw Frankowski. Pemain Polandia itu lalu mengirim umpan tajam kepada Esteban Lepaul, yang menunjukkan naluri golnya dan menghantam bola keras ke gawang Safonov yang tak berdaya: 2-0.
Luis Enrique melakukan perubahan saat jeda dan memasukkan Godts serta Ferran. Keduanya tampil penuh determinasi, meski untuk waktu yang cukup lama mereka juga belum mampu membuat perbedaan. Tak lama kemudian, Enrique juga memasukkan Fabián Ruiz dan itulah yang akhirnya benar-benar mengubah keadaan.
Sepuluh menit setelah masuk, Ruiz melepaskan umpan indah kepada Ferran, yang berhadapan satu lawan satu dengan Samba dan menaklukkan kiper Prancis itu di tiang dekat: 2-1. Duo Spanyol itu mengulangi aksinya sepuluh menit kemudian. Ferran bergerak lebih dulu dari penjaganya dan menanduk bola dengan sempurna: 2-2.
Menjelang akhir laga, secara mengejutkan bukan PSG, melainkan Rennes yang paling dekat untuk kembali unggul. Pacho menjadi penyelamat dengan menghalau sundulan di garis gawang menggunakan dadanya. Dengan demikian, skor tetap 2-2.





