Fernando Hierro menertawakan anggapan yang menyebut Spanyol bermain tanpa nakhoda menyusul penunjukkannya sebagai pelatih jelang Piala Dunia 2018.
Hierro, 50 tahun, dipercaya mengambil alih jabatan pelatih kepala beberapa hari jelang laga perdana melawan Portugal, dengan ia menggantikan posisi Julen Lopetegui yang dipecat secara mendadak karena menerima pekerjaan melatih Real Madrid.
Terlepas kekacauan yang sempat mendera, Spanyol arahan Hierro mampu mengamankan skor imbang 3-3 melawan Portugal dan kemudian menang tipis 1-0 kontra Iran.
Juara dunia 2010 itu kini berpeluang lolos ke fase gugur jika sanggup menang atas Maroko di matchday terakhir babak grup pada Selasa (26/6) dini hari WIB nanti, selagi Hierro mendeklrasikan dirinya sebagai pelatih kepala Spanyol.
“Ini adalah pertanyaan bagus,” tawa Hierro di sesi konferensi pers. “Ini benar bahwa saya ditempatkan di posisi pelatih kepala dan demikian adanya.
“Sesaat saya menjadi pelatih, saya 100 persen adalah pelatih, bukannya yang lain,” tegasnya.
Adapun pekerjaan melatih Spanyol merupakan yang kedua buat Hierro di dunia manajerial, setelah sebelumnya sempat bersama Real Oviedo di musim 2016/17 lalu.



