Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Selebrasi M. Fajar Fathurrahman Timnas Indonesia U-19Alvino Hanafi

Fajar Fathur Semringah Kembali Dipercaya Shin Tae-Yong

Timnas Indonesia U-19 belum memiliki skuad utuh, begitu kira-kira penegasan pelatih Shin Tae-yong pada pemusatan latihan (TC) virtual bulan ini, yang diikuti oleh 33 pemain.

Mayoritas merupakan pemain yang dibawa ke Kroasia pada TC sebelumnya, namun ada juga beberapa nama yang diberi kesempatan, termasuk mantan pemain timnas U-19 era sebelumnya.

Salah satunya adalah Fajar Fathur Rahman, pemain sayap milik Borneo FC yang pernah menjadi andalan di era Fakhri Husaini. Fajar sebenarnya menjanjikan, namun sempat tak dilirik Tae-yong.

Kini, pemain asal Papua itu ingin berusaha keras supaya benar-benar bisa mencuri perhatian Tae-yong. Dirinya tidak merasa tertinggal meski baru mendapat kesempatan ikut TC pada kali ini.

"Alhamdulillah, senang bisa kembali mendapat kepercayaan. Saya akan bekerja keras dan kesempatan ini, saya akan memaksimalkan dengan sebaik-baik mungkin," tegas Fajar, dikutip laman resmi Borneo.

Selebrasi M. Fajar Fathurrahman Timnas Indonesia U-19Alvino Hanafi

Selain Fajar, ada juga Rendy Juliansyah dan nama baru dari Persija Jakarta, Alfriyanto Nico. Pemain yang berposisi sebagai striker itu pernah ikut Garuda Select dan seleksi timnas U-19 era Fakhri.

Bagi Nico, tidak masalah TC saat ini hanya dilakukan secara virtual alias dari rumah masing-masing. Dirinya yakin tetap bisa memperlihatkan usaha yang maksimal kepada tim pelatih Garuda Muda.

“Tentunya bisa membela timnas merupakan mimpi saya. Dan saya tidak bisa ungkapkan dengan kata-kata betapa bangganya, bersyukur dan bahagianya saya," beber Nico dilansir laman resmi Persija.

"Ini merupakan awalan bagi saya untuk bisa mewujudkan mimpi itu. Saya tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini,” sambung dia.

Nico membeberkan bagaimana TC virtual ini dijalankan. Tentunya, penguatan fisik para pemain masih menjadi menu utama karena memang tidak berlatih di lapangan dengan bola, seperti TC pada umumnya.

“Latihan sendiri agendanya tiga kali yakni jogging dan skipping di pagi hari sebelum sarapan. Lalu saat latihan virtual jam 9 pagi, kami melakukan penguatan otot seperti core. Terakhir saat sore diberikan program latihan seperti speed agility. Sekali lagi saya berusaha menunjukkan itu dengan maksimal selama latihan berjalan,” tandas dia.

TC ini akan berlangsung hingga 15 November dan telah dimulai sejak 5 November. Ada pun Tae-yong ingin kembali membawa timnas U-19 untuk menjalani TC di luar negeri, dengan Korea Selatan sebagai negara tujuan.

Bagus Kahfi dan Alfriyanto NicoGaruda Select

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google