Fabinho menjadi salah satu kunci kemenangan Liverpool atas Barcelona di Anfield dalam leg kedua semi-final Liga Champions.
Gelandang Brasil itu mengungkapkan, dirinya mendapatkan tugas krusial untuk memotong setiap aliran bola yang melaju ke Linoel Messi.
Jadi, sebelum La Pulga mengobrak-abrik pertahanan The Reds, Fabinho selalu berusaha keras untuk memutus suplai bola ke megabintang Argentina tersebut.
Liverpool berhasil comeback brilian dari ketertinggalan 3-0 di leg pertama dengan membalikkan keadaan menjadi 4-0, yang berarti secara agregat klub Merseyside menang 4-3.
Divock Origi membuka skor di paruh pertama sebelum sepasang gol Goerginio Wijnaldum di paruh kedua dalam tempo dua menit menyamakan agregat, 3-3. Dalam situasi ini, Origi untuk kali kedua mencuat sekaligus mengemas gol penentu kemenangan 4-0.
"Messi? Tim secara keseluruhan bertahan dengan apik. Seperti yang saya bilang, kami menghadapi laga ini dengan membumi," kata Fabinho kepada RMC Sports selepas laga.
"Saya berusaha untuk melakukan segalanya agar bola tidak menemui dia [Messi]. Selepas pertandingan, kebersamaan dengan fans sungguh luar biasa," tambahnya.
Fabinho lalu membeberkan rahasia di balik kebangkitan Liverpool di laga kedua kontra Barca.
"Kami tidak memiliki banyak waktu setelah gim yang sangat sulit kontra Newcaste [United], tapi kami mempersiapkan sepanjang musim untuk merasakan momen-momen seperti ini," lanjutnya.
"Setelah laga pertama, hasil itu tidak bagus, tapi kami bisa tampil melawan. Hari ini, kami berusaha kembali bermain seperti itu, menekan, memberikan segalanya tapi kami mencetak gol cepat dan itu membuat perbedaan," tandas Fabinho.
Getty




