Thomas Tuchel hanya bisa menyesali kegagalan Chelsea untuk menempel ketat pimpinan Liga Primer setelah melewatkan banyak peluang besar saat melawan Everton, Jumat (17/18) dini hari WIB.
The Blues tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen Manchester City setelah ditahan imbang 1-1 oleh Everton di Stamford Bridge.
Gol Mason Mount pada menit ke-70 mampu dibalas oleh Jarrad Branthwaite empat menit kemudian, membuat The Toffees mencuri satu poin di markas Chelsea meski hanya mencatatkan lima tembakan, sementara pasukan Tuchel melepaskan 23 tendangan.
Apa yang dikatakan?
Tuchel mengeluhkan kurang tajamnya timnya, mengatakan kepada BT Sport: "Ya, tentu saja [membuat frustrasi] untuk bisa unggul lagi."
"Jika kami melihat upaya yang dilakukan dalam pertandingan seperti ini, usaha yang kami butuhkan untuk mencetak satu gol dan perjuangan yang dibutuhkan lawan untuk mencetak gol penyeimbang - sulit untuk dicerna."
"Kami kehilangan peluang besar untuk mendapatkan hasil di babak pertama dan di paruh kedua kami tidak menemukan ritme untuk bisa konsisten, dan mencoba untuk membawa beberapa energi baru dari bangku cadangan, tapi itu sulit. Kami memimpin dan kebobolan lewat skema tendangan bebas."
"Sepakbola hampir tidak pernah menjadi salah satu alasan mengapa segalanya berjalan seperti ini, tetapi satu alasan besar yang pasti adalah peluang yang kami lewatkan hari ini. Kami bisa saja unggul dua atau tiga dan bermain lebih semangat."
"Jelas kami kehilangan banyak pemain, sosok penting, starter reguler, tetapi kami tidak akan menggunakannya sebagai alasan."
Chelsea kehilangan pemain penting
The Blues tampaknya akan meraih kemenangan penting setelah penyelesaian dingin Mount di babak kedua, dengan Tuchel terpaksa menepikan tiga pemain kuncinya karena dinyatakan positif Covid-19.
Romelu Lukaku, Timo Werner dan Callum Hudson-Odoi sedang isolasi, sementara Kai Havertz juga tak tampil karena sakit, dan Chelsea tampak kekurangan tidak punya penyelesai akhir karena absennya mereka.
Tuan rumah dihukum ketika Branthwaite melakukan tendangan voli di menit ke-74, dan Tuchel menjelaskan apa yang salah.
"Kami melewatkan beberapa peluang dan berjuang untuk menemukan ritme tinggi di babak kedua," tambahnya kepada BBC Sport.
"Kami tidak memiliki siapa pun di bangku cadangan, kami menempatkan orang-orang terakhir yang kami miliki dan kami kehilangan pemain yang berkualitas."
"Liverpool adalah Liverpool, Man City adalah Man City. Kami melakukan apa yang kami lakukan, kami memiliki tujuh pemain dan memiliki peluang untuk melewatkan pertandingan."
Ditekan pada semakin banyaknya seruan agar musim ditunda di tengah meningkatnya kasus Covid-19 di seluruh Inggris, Tuchel mengatakan: "Saya tidak akan terlibat dalam politik olahraga ini. Kami semua khawatir tentang Covid, itu dekat dengan kami, kami punya pemain yang positif."
"Pertandingan lain dibatalkan, pertandingan kami tidak, jadi kami harus melakukan yang terbaik untuk memenangkannya."




