AS Roma secara dramatis harus puas dengan hasil imbang 2-2 kala bertandang ke markas Cagliari, pada giornata 15 Serie A Italia, Minggu (9/12) dini hari WIB.
Padahal Roma mendominasi mutlak jalannya laga mereka bahkan unggul 2-0 hingga menit 84. Namun Cagliari berhasil bangkit, bahkan dalam situasi sembilan pemain, dan pastikan kedudukan imbang 2-2 di menit kelima masa injury time!
Tidak heran bila kemudian pelatih Roma, Eusebio Di Francesco, amat marah dengan hasil tersebut. Dia menyebut pengalaman minim pemainnya, menstimulasi hasil konyol untuk Il Giallorossi.
Getty“Tim ini sudah berusaha untuk menguasai pertandingan selama 70 menit. Tetapi, saya marah karena pemain melakukan kesalahan yang tidak perlu sehingga membuat kami berada di situasi konyol,” ujar Di Francesco pada Sky Sport Italia.
“Saya tidak ingin membicarakan strategi, karena pemain berpengalaman tak mungkin membuat kesalahan seperti itu. Tidak seharusnya kami kebobolan melawan tim dengan sembilan pemain di menit akhir hanya karena tak mampu mempertahankan bola. Tidak mungkin.
“Beberapa kali kami membuang peluang untuk mencetak gol ketiga. Pada 20 menit terakhir kami tidak tajam dan tak mampu mempertahankan bola. Saya berusaha untuk mengganti penjagaan pemain ketika bola mati, tetapi tak ada gunanya jika kami tidak fokus,” pungkasnya.






