AS Roma harus puas dengan hasil imbang 2-2 kala menjamu Chievo Verona di Olimpico, pada giornata keempat Serie A Italia, Minggu (16/9) malam WIB.
Padahal Roma sanggup mendominasi jalannya pertandingan bahkan menutup babak pertama dengan keunggulan meyakinkan 2-0. Namun mereka kolaps di paruh kedua, untuk "membiarkan" Chievo setarakan kedudukan.
Tidak heran bila kemudian pelatih Roma, Eusebio Di Francesco, merasa frustrasi sebagaimana timnya kini paceklik kemenangan di tiga laga beruntun. Tim Serigala lantas dinilainya terlampau mudah kebobolan.
Getty Images“Pertandingan tampak terkendali, tetapi itu adalah situasi yang saya benar-benar tidak suka, karena kami harus belajar untuk 'membunuh' pertandingan," tutur EDF, seperti dikutip Sky Sport Italia.
"Kami terlampau banyak kebobolan dengan cara yang mudah. Kami nyaris tidak memberi Chievo kesempatan selain dari tembakan jarak jauh dan umpan silang yang berbelok arah. Kami sejatinya memotong laju umpan mereka," lanjutnya.
"Tetapi, hal terburuk yang Anda dapat adalah berpikir bahwa Anda memegang kendali [permainan] dan kemudian tidak menuntaskannya," sesalnya.


