Ada catatan menarik di balik 47 gol yang telah tercipta hingga Matchday 2 Euro 2016 selesai, Sabtu (18/6) malam.
Sejak pertandingan Prancis versus Rumania membuka turnamen dan hingga Portugal bermain imbang melawan Austria tadi malam, terjadi 13 gol dramatis yang tercipta pada menit ke-87 atau setelahnya. Jika dihitung, rasio gol telat itu mencapai 28 persen.
Dimitri Payet membuka parade gol dramatis dengan membawa kemenangan bagi Prancis pada laga pembukaan. Sejak saat itu pula, gol telat terus terjadi. Gol dramatis terakhir adalah gol bunuh diri bek Islandia, Birkir Mar Saevarsson, yang menyebabkan Hongaria berhasil mengemas satu poin di laga Grup F.
Prancis paling banyak mencetak gol dramatis, yaitu sebanyak tiga kali. Dua di antaranya disumbangkan Payet. Hongaria dan Italia membuntuti di belakang Les Bleus dengan catatan dua gol. Dari 24 tim peserta, sembilan negara tercatat sebagai para pencetak gol dramatis ini, yaitu Prancis, Hongaria, Italia, Inggris, Rusia, Jerman, Irlandia Utara, Spanyol, dan Republik Ceko.
Kemudian, jika diurut sejak hari pembukaan, gol dramatis tercipta setiap hari penyelenggaraan! Ini menjadi alasan kuat kenapa Anda harus terus mengikuti Euro 2016 hingga tim juara ditentukan di laga puncak nanti.

