Bomber Manchester City, Erling Haaland, mengakui bahwa ia frustrasi ketika rekan setimnya gagal membaca pergerakannya dalam skema serangan.
Haaland memang tampil bombastis, namun Man City belum padu melaju sebagai tim, walaupun mereka baru menggusur Arsenal dari puncak klasemen, tengah pekan ini.
Bomber asal Norwegia itu menyebut dua nama yang membuatnya frustrasi, yakni Rodri dan Bernardo Silva, saat ia gagal mencetak gol melawan Aston Villa, akhir pekan lalu.
“Ini membuat frustrasi. Entah para pemain tidak melihat saya atau berpikir itu akan menjadi kesempatan bagus lainnya," ucap Haaland kepada Amazon Prime, Jumat (17/2).
"Ini tentang rasa dan hubungan yang terjalin. Sudah tujuh bulan saya di sini, sudah mulai sedikit mengenal satu sama lain. Sangat detail, kami tahu kami adalah pemain yang bagus, ada hal lain yang bisa saya lakukan dengan lebih baik."
"Bagi saya ini lebih tentang permainan. Saya mengatakan kepada Rodri 'tolong cari saya'. Saya berkata tolong. Saya juga bilang kepada Bernardo [Silva] untuk mengoper bola, itu tidak terjadi.
"Ketika kita belajar satu sama lain dengan benar, bola akan datang. Saya masih menerima banyak bola. Kami ingin umpan silang dan umpan sepanjang waktu."
“Bagi saya yang paling penting adalah peluang dan menciptakan peluang karena itu adalah langkah besar untuk mencetak gol," pungkasnya.
Terdekat, Man City akan bertandang ke markas Nottingham Forest pada pekan ke-24 Liga Primer Inggris di The City Ground, Sabtu (18/2).
