Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
FBL-EUR-C1-PSG-ARSENAL-FINALAFP

Diterjemahkan oleh

Enrique menampar Dembele: penggantian mengejutkan dan pesan keras

Pelatih Paris Saint-Germain asal Spanyol, Luis Enrique, menyampaikan pesan tegas kepada bintangnya, Ousmane Dembele, setelah memutuskan untuk menariknya keluar di antara dua babak pada laga melawan Rennes, meski timnya tertinggal dua gol tanpa balas, dalam sebuah keputusan yang mencerminkan ketidakpuasannya terhadap penampilan sang penyerang sepanjang babak pertama pertandingan.

Keputusan Enrique itu datang setelah Dembele tampil jauh dari levelnya, sehingga pelatih Spanyol tersebut memilih menurunkan pemain anyar Ferran Torres sebagai penggantinya, sementara ia memasukkan Mika Godts menggantikan Khvicha Kvaratskhelia, demi mengubah wajah tim setelah babak pertama yang bencana.

Respons Torres terhadap keputusan pelatihnya tak menunggu lama, karena penyerang Spanyol itu berhasil mencetak dua gol dalam penampilan pertamanya bersama Paris Saint-Germain, memimpin timnya bangkit dalam pertandingan dan merebut hasil imbang 2-2 dari Rennes, setelah Paris sempat terancam keluar dari laga dengan kekalahan mengejutkan.

Keputusan Enrique untuk menarik keluar Dembele secara khusus menarik perhatian program "After Foot" di radio "RMC", di mana para analis menilai bahwa pelatih Spanyol itu menyampaikan pesan bernada keras kepada para pemainnya, yang intinya bahwa nama dan status mereka di dalam tim tidak akan melindungi mereka jika tidak menampilkan level yang diminta.

Walid Acherchour, analis program tersebut, mengatakan: "Kita menyaksikan keputusan lain dari seorang pelatih hebat, di mana ia mengganti peraih Ballon d'Or, dan mungkin peraih di masa depan, di antara dua babak, lalu diganjar dengan hasil imbang 2-2. Manajemen yang luar biasa dari Luis Enrique."

Acherchour menjelaskan bahwa keputusan mengganti Dembele dan Kvaratskhelia, di saat Paris Saint-Germain tertinggal dua gol, menegaskan bahwa Enrique tidak memberikan kekebalan kepada pemain mana pun karena nama atau statusnya, sembari menegaskan bahwa pelatih Spanyol itu ingin menyampaikan pesan yang jelas kepada para pemain intinya bahwa kelalaian tidak akan bisa diterima.

Ia melanjutkan: "Ketika penampilan Kvaratskhelia dan Dembele benar-benar di bawah level mereka pada babak pertama, lalu di babak kedua, dan kamu tertinggal dua gol tanpa balas, kamu memainkan Ferran Torres dan Mika Godts, maka kamu menyampaikan pesan yang intinya bahwa yang terpenting bukanlah status, dan bahwa jika kamu tidak dalam kondisi terbaikmu, maka kamu keluar dari persaingan."

Enrique sendiri telah menegaskan setelah pertandingan bahwa keputusannya tidak ditujukan kepada Dembele atau Kvaratskhelia secara pribadi, melainkan datang sebagai bagian dari filosofinya yang mewajibkan seluruh pemain membuktikan kesiapan mereka secara terus-menerus, dengan mengatakan: "Paris Saint-Germain belum memenangkan apa pun. Jika kamu berfokus pada apa yang telah kamu menangkan sebelumnya, maka kamu tidak akan memenangkan apa pun."

Pelatih Spanyol itu menambahkan: "Yang terpenting adalah tidak ada ruang untuk kelalaian. Kamu harus menunjukkan setiap hari, di setiap sesi latihan, dan di setiap pertandingan, bahwa kamu siap, jika tidak, sangat mudah untuk bersantai. Kami selalu berusaha untuk menang, dan untuk terus meraih kemenangan, kamu harus keluar dari zona nyamanmu."

Perubahan Enrique tidak berhenti di lini serang, karena ia melakukan pergantian lain di lini tengah, dengan memainkan Fabian Ruiz menggantikan Joao Neves, sebelum menurunkan Beraldo menggantikan Vitinha, pergantian-pergantian yang berperan memberikan karakter berbeda kepada Paris Saint-Germain pada babak kedua, dan bangkit dari ketertinggalan dua gol menjadi hasil imbang.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google