Angel Di Maria PSG Bayern Munich 13042021Getty Images

Eliminasi Bayern Munich Dari Liga Champions, Angel Di Maria Ungkap Satu Harapannya

Angel Di Maria menyebut Paris Saint-Germain sangat pantas lolos ke semi-final Liga Champions seusai mengeliminasi Bayern Munich.

Setelah mengamankan kemenangan 3-2 di leg pertama babak delapan besar yang digelar di Allianz Arena pekan lalu, PSG mendapat giliran menjamu sang juara bertahan di Paris, Rabu (14/4) dini hari WIB tadi.

Bermain di kandang sendiri, PSG arahan Mauricio Pochettino memiliki beberapa peluang emas di babak pertama lewat aksi Neymar dan Kylian Mbappe, namun tak ada yang menjadi gol.

Justru Bayern yang sanggup membuka keunggulan di menit ke-40 setelah Eric Maxim Choupo-Moting menjebol gawang kawalan Keylor Navas lewat sundulannya dari jarak dekat.

Opta mencatat Choupo-Moting telah mencetak lebih banyak gol di dua penampilannya di Liga Champions melawan PSG (dua) ketimbang di sepuluh laga saat masih memperkuat mereka di kompetisi ini (satu).

Di babak kedua tidak ada gol lainnya yang tercipta sehingga PSG berhak lolos ke semi-final lewat aturan gol tandang, sebagimana mereka sukses membalaskan dendam atas kekalahan di final musim lalu.

Seusai bubaran, Di Maria kepada RMC Sport mengungkapkan rasa senangnya sembari berharap tim yang ia perkuat bisa berbicara banyak di kesempatan kali ini.

“Kami tampil sangat baik,” kata Di Maria. “Tim ini sudah berupaya sangat keras.

“Kami mengalahkan tim terbaik dari musim lalu dan kami lolos ke semi-final. Saya pikir ini sangat pantas untuk kita semua.

“Kami sudah bekerja sangat keras untuk mencapai tujuan ini. Berlatih, konsentrasi, semuanya bersama-sama. “Ini adalah momen penting untuk klub dan kami berharap bisa melaju lebih jauh.”

PSG kini mencapai semi-final Liga Champions untuk dua musim berturut-turut, setelah berhasil lolos ke fase empat besar hanya sekali dalam 11 kampanye sebelumnya di kompetisi ini.

Sementara itu, Bayern adalah juara bertahan Liga Champions ketiga beruntun yang gagal mencapai setidaknya tahap semi-final di musim berikutnya dalam kompetisi ini, sesuatu yang belum pernah terjadi sejak empat tim berturut-turut menemui kegagalan antara 2004/05 & 2007/08 (Porto, Liverpool, Barcelona, AC Milan).

Iklan
0