El Hadji DioufShina Oludare

Eks Liverpool El Hadji Diouf Prediksi Juara Piala Afrika 2021

El Hadji Diouf memprediksi Senegal akan keluar sebagai juara Piala Afrika 2021.

Edisi ke-33 dari turnamen sepakbola bergengsi Afrika itu bakal dimulai pada Minggu (9/1) malam dengan 24 tim berebut untuk menjadi yang terbaik.

Selagi tuan rumah Kamerun bertekad meraih trofi Afrika keenamnya, tim kuat macam Aljazair berharap untuk bisa mempertahankan gelar yang dimenangkan tiga tahun lalu di Mesir.

Adapun eks penyerang Liverpool, Bolton Wanderers dan Leeds United Diouf menilai Lions of Teranga akan tampil sebagai juara saat final dimainkan pada 6 Februari di Stadion Olembe, Yaounde.

Menurut Diouf, jika Senegal gagal menjadi juara, itu kemudian bisa disebut sebagai kegagalan bagi pasukan Aliou Cisse.

“Favorit pertama saya adalah Senegal, yang kalah di final edisi terakhir melawan Aljazair, dan tahun ini kami harus menang,” kata Diouf kepada laman resmi CAF.

“Apa pun yang kami lakukan jika gagal memenangkan trofi akan menjadi sebuah kegagalan. Jelas di sana ada tim hebat lainnya, dan ini akan menjadi kompetisi yang sangat sulit.

“Mungkin, ini adalah yang terberat dalam beberapa tahun terakhir dan itu digelar di negara yang mencintai sepakbola. Itu akan menjadi pesta sepakbola yang besar.”

Diouf, yang dua kali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Afrika, merupakan bagian dari tim Senegal yang kalah adu penalti melawan Kamerun pada final Piala Afrika 2002 yang dipentaskan di Mali.

El Hadji Diouf of SenegalGetty

Ketika ditanya letak kegagalan Lions of Teranga yang dipimpin Bruno Metsu di Stade du 26 Mars, Bamako, pria berusia 40 tahun itu melanjutkan: “Saya bisa mengatakan pengalaman.

“Ada bakat dan tekad [waktu itu] tetapi pengalaman adalah satu-satunya yang kurang dalam petualangan kami di Mali.

“Sebaliknya, kami bermain dengan kualitas tanpa perhitungan. Butuh sedikit pengalaman untuk memenangkan pertandingan seperti itu.”

Diouf yang kini sudah pensiun juga berbicara tentang perbedaan Senegal edisi 2002 dan yang sekarang.

“Perbedaan antara dua generasi itu adalah bahwa yang satu ini cukup beruntung untuk bermain bersama selama beberapa tahun, dan telah mengambil bagian dalam banyak final Piala Afrika,” tambah Diouf.

“Mereka telah bermain di beberapa klub besar dan mereka adalah pemimpin di sana. Juga, mereka telah belajar bagaimana cara untuk menang.

“Sedangkan di era kami tidak demikian, tidak semua dari kami bermain di klub besar. Saya dapat mengatakan bahwa generasi ini memiliki segalanya untuk memenangkan gelar Piala Afrika sekarang. Para pemain ini membutuhkan dukungan dari semua orang Senegal.”

Senegal tergabung di Grup B bersama Malawi, Guinea, dan Zimbabwe.

Pasukan Cisse akan memulai kampanye mereka melawan Warriors pada 10 Januari di Stadion Kouekong, Bafoussam.

Iklan
0