OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter
Kejutan taktik dilakukan manajer Chelsea , Antonio Conte , dalam bentrok krusial hadapi Barcelona, pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (22/2) dini hari WIB.
Mengandalkan formasi 4-3-3, Eden Hazard secara mengejutan mengisi pos ujung tombak sebagai "false nine" alih-alih turunkan Alvaro Morata atau Olivier Giroud yang merupakan bomber murni.
Menanggapi peran barunya tersebut, Hazard mengakui dirinya tak dibuat nyaman. Dia lebih senang jika ditempatkan pada posisi naturalnya sebagai winger.

"Sejujurnya saya senang dengan peran sebagai 'false nine'. Tapi dalam pertandingan ini, melawan oposisi berkualitas seperti Barca, segalanya sulit. Anda tidak mendapatkan banyak bola. Saya mungkin hanya menyentuh bola sebanyak 25 kali dan 15 di antaranya terbang di atas kepala saya," tutur Hazard, seperti dikutip Goal Internasional .
"Posisi Itu tidak benar-benar sesuai dengan kualitas saya. Walau memang saya memenangkan beberapa duel udara melawan Gerard Pique dan itu tidak buruk.
"Tapi jika saya harus memilih, saya lebih suka bermain seperti yang saya lakukan dalam sepuluh menit akhir laga, di mana saya bergerak lebih melebar. Di pos winger saya merasa lebih bebas dan itulah posisi natural saya. Namun tentu saja manajer yang berhak membuat keputusan," pungkasnya bijak.



