Eden Hazard mengakui jika perasaannya campur aduk selepas Real Madrid berhasil memenangi gelar La Liga Spanyol. Meski bahagia dengan gelar itu, Hazard juga menyebut musim 2019/20 adalah musim terburuk dalam kariernya.
Hazard tiba di Santiago Bernabeu pada musim panas lalu dengan penuh gegap gempita setelah diboyong dari Chelsea senilai €100 juta. Ia dipandang sebagai suksesor alami Cristiano Ronaldo yang telah hengkang ke Juventus satu tahun sebelumnya.
Sayang, bintang Los Blancos bernomor punggung 7 ini lebih banyak menghabiskan waktunya di ruang perawatan. Deretan cedera menghambat awal karier Hazard bersama klub ibu kota Spanyol ini di mana ia hanya mampu mencatatkan 21 penampilan dan satu gol di semua kompetisi.
Gelar La Liga memang berhasil digapainya pada tengah pekan lalu setelah Madrid mengalahkan Villarreal 2-1. Namun, Hazard mengaku tidak puas dengan kontribusinya di sepanjang musim ini.
"Tahun ini, kami berhasil memenangkan gelar liga secara kolektif, tapi tidak diragukan lagi saya mengalami musim terburuk dalam karier saya," kata Hazard kepada France Info.
Hazard juga menyanjung peran pelatih Zinedine Zidane dalam membawa Madrid meraih gelar La Liga ke-34. Menurutnya, Zidane sebagai pelatih punya kehebatan yang sama seperti ketika ia masih menjadi pemain.
"Kita tahu semua kualitas Zidane saat masih bermain, dia adalah yang terbaik. Sebagai pelatih, kita tidak perlu untuk mendeskripskian kehebatannya. Dalam beberapa tahun terakhir, dia telah menunjkkan diri sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia," kata Hazard.
"Sebagai pelatih, dia sama hebatnya seperti saat dia masih bermain. Dia adalah sosk yang simpel yang bisa menemukan momen tepat untuk memberi instruksi. Dia percaya dengan pemainnya dan para pemainnya percaya dengan dirinya. Itulah rahasianya."
GettyHazard dkk. akan merampungkan La Liga musim ini dengan bertanding melawan Leganes, Senin (19/7) dini hari WIB. Awal Agustus mendatang, mereka akan menjalani leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City.
Madrid tertinggal 2-1 dari City di leg pertama dan akan melawat ke Etihad pada 8 Agustus mendatang. Meski Madrid dalam situasi tidak menguntungkan, Hazard optimistis timnya bisa menjuarai Liga Champions sekaligus mengawinkannya dengan gelar La Liga.
"Musim ini terasa aneh [karena pandemi Covid-19], tapi juga terasa sangat bagus. Rasanya akan terasa lebih bagus jika kami mampu melewati babak 16 besar Liga Champions," sambungnya.
"Ketika Anda bermain untuk Real Madrid, Anda ingin memenangkan semua gelar. Target berikutnya adalah menjuarai Liga Champions, meski ini akan sulit karena kami harus bertandang ke Manchester City, yang merupakan tim hebat," jelas Hazard.



