LIPUTAN DONI AHMAD DARI MEDAN
Pelatih PSMS MedanPeter Butler berharap dua gelandang, Shohei Matsunaga dan Rachmad Hidayat, bisa menjaga konsistensi permainan untuk membantu Ayam Kinantan lepas dari jeratan degradasi.
Matsunaga dan Rachmad menjadi motor permainan PSMS sejak direkrut pada pertengahan musim. Bahkan, Matsunaga kini sudah mengoleksi lima gol dari enam pertandingan. Walau memberikan pujian, Butler tetap mengingatkan kedua pemain itu untuk meningkatkan performanya.
“Saya senang dengan penampilan mereka. Sejauh ini mereka selalu menampilkan permainan terbaik. Tapi semua sama, mereka kerja keras dan kerja sama. Semua pemain PSMS adalah pemain yang bagus,” ujar Butler.
Sementara itu, PSMS U-19 menutup putaran pertama Liga U-19 di posisi juru kunci klasemen Grup A setelah dikalahkan PSIS U-19 dengan skor 2-1 di Stadion Teladan kemarin sore. Dengan demikian, PSMS U-19 mencatat satu kemenangan dan empat kekalahan.
Asisten pelatih PSMS U-19 Yudha Hendrawan mengaku cukup dipusingkan dengan hasil buruk di putaran pertama ini. Namun Yudha menegaskan, PSMS U-19 masih punya kesempatan memperbaiki diri di putaran kedua.
“Saya bingung mau bilang apa lagi. Peluang untuk menang ada, kami kehilangan fokus setelah kebobolan. Selain itu ada beban untuk menang. Memang evaluasinya anak-anak masih lambat melakukan transisi. Mungkin ini jadi bahan evaluasi buat kami ke depannya. Mungkin juga ada penambahan pemain baru," tambahnya.
Sedangkan PSIS kini memuncaki klasemen Grup A dengan koleksi poin sepuluh, berselisih satu angka dari Bhayangkara FC U-19. Pelatih PSIS U-19 Muhammad Ridwan mengatakan, pencapaian tim besutannya di putaran pertama cukup baik. Ridwan juga gemar melakukan rotasi pemain.
“Tujuan kami di U-19 ini kan tentu agar mereka ke depan bisa main di Liga 1. Jadi semua harus dapat kesempatan. Saya percaya dengan pemain saya, dan mereka jawab itu di lapangan,” pungkas Ridwan. (gk-71)
Goal Indonesia