Inter Milan keluar sebagai kampiun Piala Super Italia setelah mengalahkan Juventus dengan skor 2-1 di babak tambahan waktu, Kamis (13/1) dini hari WIB tadi.
Ini merupakan final Piala Super Italia yang ke-17 buat Juventus, setidaknya enam lebih banyak dibanding klub lain, sedangkan Inter dihadapkan dengan Piala Super kesepuluhnya - urutan ketiga, setelah AC Milan (11).
Sementara itu, pelatih Juve Massimiliano Allegri berada di bangku cadangan di final Piala Super untuk kali ketujuh dalam kariernya, melewati pencapaian Marcelo Lippi (6) sebagai pelatih dengan penampilan terbanyak di kompetisi ini.
Adapun di pertandingan yang digelar di San Siro semalam, Juve membuka keunggulan terlebih dahulu melalui gol Weston McKennie di menit ke-25. Pemain internasional Amerika Serikat itu memperdaya Samir Handanovic seusai menanduk bola kiriman Alvaro Morata.
Dengan itu, McKennie adalah gelandang Juve pertama yang mencetak gol di final Piala Super Italia sejak Paul Pogba melakukannya melawan Lazio pada 2013 silam.
Hanya butuh sepuluh menit bagi Inter untuk membalas. Kali ini Lautaro Martinez mencatatkan namanya di papan skor dari tendangan penalti setelah wasit menunjuk titik putih buah pelanggaran yang dilakukan Mattia De Sciglio terhadap Edin Dzeko.
Opta mencatat masing-masing dari tiga gol Martinez ke gawang Bianconeri di semua kompetisi terjadi di San Siro: satu di Serie A, satu di Coppa Italia dan terakhir di Piala Super Italia.
Di waktu normal tersisa, kedua tim justru tak mampu menambah gol dan pertandingan ini dilanjut dengan babak tambahan, menjadi yang pertama sejak 2016. Waktu itu, Juve dipaksa mengakui keunggulan AC Milan lewat drama adu penalti.
Dan di kesempatan kali ini, Juve harus menyerah dari Inter setelah Alexis Sanchez, yang masuk menggantikan Martinez di pertengahan babak kedua, mencetak gol kemenangan di menit ke-121 untuk sekaligus mengubur mimpi Si Nyonya Tua.
Ini menjadi gelar keenam bagi Inter, setelah yang terakhir diraih pada 2010 silam.




