Drama baru mengenai nasib Lionel Messi terungkap! Rupanya, presiden La Liga Spanyol Javier Tebas mengakui, pihaknya sebetulnya sudah siap untuk mendaftarkan eks megabintang Barcelona tersebut.
Namun, sebagaimana diklaim La Vanguardia, kegagalan Barca mengontrak kembali Messi tak lain karena klub Catalans enggan menerima kesepakatan yang dibuat La Liga dengan CVC Capital.
14 Juli lalu, Tebas telah mengajukan perjanjian kerja sama ini kepada presiden Barca Joan Laporta dalam satu kesempatan makan malam.
Perjanjian antara La Liga dan CVC Capital ini akan mengucurkan dana fantastis mencapai 2,7 miliar euro, yang 15 persennya bisa dialokasikan untuk mendatangkan pemain-pemain baru atau untuk urusan gaji pemain.
Kerja sama ini sebetulnya memungkinkan Barca memiliki 40 juta euro lebih, yang berarti mereka mendapatkan dukungan langsung dari Tebas dalam rangka mengontrak kembali dan mendaftarkan Messi.
Sayangnya, sebagaimana yang diungkapkan Laporta pada Jumat lalu, dirinya tidak ingin menggadaikan masa depan klub hanya demi memastikan keberlangsungan satu pemain.
Tak pelak, keputusan untuk melepas Messi secara gratis pun diambil.
Tebas membeberkan, mulanya diplomasi makan malam dengan Laporta pada pertengahan Juli berjalan dengan lancar. Dia menjelaskan secara detail proyek kesepakatan liga dengan CVC, dan Laporta bisa menerimanya dengan "sangat antusias".
Namun, pada akhirnya Laporta memilih untuk tidak mendukung kemitraan CVC dengan La Liga, yang berbuntut pada berakhirnya pengabdian 21 tahun Messi di Camp Nou.
Messi kini diyakini sedang dalam perjalanan untuk bergabung ke Paris Saint-Germain. Bahkan isunya dalam waktu dekat sang megabintang akan menjalani tes medis.


