Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Borussia Dortmund BVB Barcelona 17092019getty Images

Borussia Dortmund Jajaki Pramusim Di Indonesia

Borussia Dortmund membuka peluang untuk memainkan beberapa laga pramusim mendatang mereka di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, demikian ungkap Karl-Heinz Riedle selaku legenda klub.

Melalui wawancara eksklusif bersama Goal, mantan striker tim nasional Jerman berusia 54 tahun tersebut menjelaskan pentingnya untuk ikatan lebih erat dengan fans di kawasan Asia, yang tentunya mencakup Indonesia.

Riedle menyadari perlunya Dortmund meraih kesuksesan sebagai klub demi menjaga citra di hadapan basis fans Asia. Terakhir kali Dortmund mengangkat trofi adalah ketika menjuarai DFB-Pokal 2016/17, sementara Bundesliga Jerman terakhir mereka menangkan musim 2011/12.

"Kami punya 600,000 fans di Indonesia dan ada pasar bagi kami untuk membangun lebih banyak hubungan dengan para mitra, klub dan fans yang sangat penting. Kami hanya bisa membangun itu semua apabila klub penuh kesuksesan," ungkap Riedle, yang juga menjabat sebagai duta Dortmund.

"Hal pertama yang harus dikejar adalah kesuksesan dan ketika Dortmund menjalani periode buruk dalam beberapa tahun terakhir, orang-orang tidak begitu tertarik dengan kami. Tapi sekarang sudah lebih baik dan ada minat yang lebih kuat."

"Kami pasti akan memiliki pertandingan pramusim kami di Asia Tenggara. Bisa saja di Malaysia, Indonesia atau Singapura."

Di saat kering prestasi dalam beberapa tahun terakhir, Dortmund menjelma sebagai salah satu klub yang konsisten menelurkan bakat-bakat besar, di antaranya Christian Pulisic hingga Jadon Sancho yang terkini. Namun Riedle menekankan klubnya tetap berambisi kembali ke jalur juara.

"Kami bukan sekadar klub untuk pengembangan, kami membeli pemain muda dari tim-tim lain juga. Kami juga menelurkan para pemain dari akademi kami. Tapi kami tidak ingin dikenal hanya sebagai klub pengorbit pemain, kami ingin memenangkan sesuatu," lanjutnya.

"Kami harus menemukan keseimbangan yang baik antara mengorbitkan pemain dan juga mempertahankannya, demi meraih prestasi. Tim kami musim ini punya deretan pemain bagus, jadi kami tidak sekadar menjadi klub penjual."

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google