Istanbul Basaksehir harus puas dengan hasil imbang 1-1 kala menjamu Sivasspor akhir pekan lalu, setelah kebobolan karena gol bunuh diri di masa injury time.
Kekalahan tersebut membuat Basaksehir bakal kehilangan gelar juara Liga Super Turki musim ini, andai Galatasaray yang unggul tiga poin di puncak klasemen menang atas Akhisarspor akhir pekan ini. Kompetisi sendiri tinggal sisakan dua pekan.
Meski begitu sorotan utama tetap terletak pada kontroversi yang dihadirkan bintang Basaksehir, Arda Turan. Beberapa detik jelang laga usai eks Barcelona itu secara brutal melancarkan protes dan mendorong hakim garis, karena merugikan dirinya. Kartu merah pun langsung dihadiahkan.
AASetelah melalui penyelidikan selama lima hari terakhir, melalui laman resminya komisi disiplin sepakbola Turki akhirnya menjatuhkan hukuman skorsing sebanyak 16 partai untuk Turan.
Jumlah skorsing tersebut jadi rekor tertinggi dalam kancah persepakbolaan profesional Turki. Rekor buruk itu sebelumnya dipegang oleh Engin Baytar dengan 11 partai, lantaran menyerang wasit top Turki, Cuneyt Cakir, pada 2012 silam.
Sepanjang kariernya winger berusia 31 tahun tersebut sudah menerima lima kartu merah, termasuk dalam insiden ini. Hukuman yang sekaligus mengakhiri musim Turan tersebut, masih bisa direduksi andai Basaksehir mengajukan banding dalam batas waktu yang sudah ditentukan.
