Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Djadjang NurdjamanPandu Persada/GOAL

Djadjang Nurdjaman Lega Lima Laga Awal Berubah


LIPUTAN   PANDU PERSADA     DARI   BANDUNG


Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman merasa lega lima pertandingan awal di Liga 1 2017 mengalami perubahan. Hal itu terjadi setelah operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) merilis jadwal resmi Liga 1.

Berdasarkan jadwal terbaru, setelah menjamu Arema FC, Persib menghadapi PS TNI, Sriwijaya FC, Persegres Gresik United, dan Persipura Jayapura. Sedangkan di draf sebelumnya, pascaduel melawan Arema, Persib meladeni Semen Padang, Sriwijaya FC, Pusamania Borneo FC, dan Persipura Jayapura.

SIMAK JUGA: Pemain Persib Berharap Dapat Kemudahan Naik Haji Dari Sponsor Ke-14

Bagi Djadjang, jadwla ini lebih bersahabat, terutama untuk laga kedua. Sebab, PS TNI akan menjamu lawan-lawannya di Stadion Pakansari Bogor yang notabene masih dianggap sebagai 'kandang' Persib, karena berada di wilayah Jawa Barat.

“Saya pikir sama saja. Saya sudah komitmen dari awal tidak ada satu tim pun yang dianggap enteng, karena pada kenyataan memang seperti itu. Kalau di jadwal kemarin kami menargetkan 11 poin, sekarang menjadi 13 poin,” kata Djanur, sapaan Djadjang.

SIMAK JUGA: Wildansyah: Gonzales Harus Dihadapi Dengan Sabar

“PS TNI juga tidak bisa dianggap enteng. Apalagi sekarang pelatihnya baru, dan asing. Saya lihat PS TNI sudah mulai berbenah, banyak bongkar pasang pemain. Kalau lihat segi keungtungannya, mungkin karena mereka menggelar partai kandang masih di Jawa Barat yang notabene cukup ramah buat Persib.”

Sementara itu, penjualan tiket secara daring untuk laga pertama melawan Arema memunculkan permasalahan. Sistem ini mengurangi kuota penjualan tiket melalui cara konvensional. Salah satu agen resmi tiket Persib, Gerai Viking Original Merchandise, memilih tidak melakukan penjualan.

“Saya lebih baik tidak berjualan tiket kalau kuotanya hanya sedikit. Sekarang tiket dijual secara online tapi webnya mati. Jadi, bobotoh susah mencari tiket. Kalau hanya 1.000 tiket, tapi 12 ribu bobotoh datang ke Stadion Sidolig, saya enggak mau diserbu. Lebih baik enggak jualan,” kata pengelola gerai Agus Rahman.

SIMAK JUGA: Cole Berpeluang Debut Kontra Arema

Sedangkan general coordinator panpel Persib Budhi Bram Rachman mengatakan, penjualan tiket musim ini sudah tidak melalui agen seperti sebelumnya.

“Sebenarnya sudah tidak ada agen lagi. Tapi untuk pemegang kartu member dan komunitas, masih kita akomodir untuk mendapat tiket,” katanya singkat. (gk-68)

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google