Djadjang Nurdjaman Coba Komposisi Baru PSMS Medan

Komentar()
Doni Ahmad
Djanur mengakui persiapan menghadapi Delapan Besar cukup mepet, sehingga ia diburu waktu menyiapkan skema baru.

LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN   

Pelatih PSMS Medan Djadjang Nurdjaman menjadikan pertandingan uji coba melawan Persiraja Banda Aceh, Selasa (30/1), di Lapangan Tanjunggading, Kabupaten Batubara, sebagai kesempatan untuk mencoba komposisi baru pemain untuk Delapan Besar Piala Indonesia 2018.

Dalam latihan kemarin, Djadjang melakukan perubahan di posisi starter. Amarzukih yang sebelumnya dipasang sebagai full back kanan dikembalikan posisinya menjadi gelandang bertahan berduet dengan Legimin Raharjo. Sementara Alwi Slamet yang menjadi tandem Legimin sedikit maju posisinya ke depan.

“Mungkin saja itu akan saya lakukan, karena pemain kami banyak yang utility [bisa di beberapa posisi]. Amarzukih bisa di dua posisi, Ucil [sapaan Fredyan Wahyu] juga bisa di dua posisi, termasuk Sadney [Ukhob] bisa tiga posisi,” jelas Djanur, sapaan Djadjang.

“Kami bebas akumulasi. Amarzukih yang saya kira sudah dapat dua kartu, ternyata masih satu, dan bisa main.”

Selain itu, Djanur juga ingin memperbaiki sejumlah kesalahan yang terlihat selama fase grup Piala Presiden. Dari latihan, Djanur mengevaluasi performa pemain, terutama meningkatkan tekanan kepada lawan.

“Yang pasti persiapan cukup mepet, karena baru mulai latihan. Uji coba lawan Persiraja di Inalum, dan masih punya satu hari latihan kalau memang kami mainnya tanggal 3 [Februari]. Uji coba ini diarahkan sebagai persiapan kami menghadapi delapan besar,” kata Djanur.

“Memperbaiki kesalahan-kesalahan kami dari pertandingan ketiga di Bandung. Banyak sekali yang harus dievaluasi sudah saya perbaiki dalam latihan. Mereka longgar dalam melakukan pressing.” (gk-71)

 

Footer Goal Indonesia Instagram

Tutup