Penggawa Persib Bandung kini bisa fokus penuh menghadapi pertandingan pekan ke-11 Liga 1 2017 melawan tuan rumah Barito Putera di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (18/6) malam WIB, setelah Djadjang Nurdjaman dipastikan bertahan.
Bek sayap kiri Tony Sucipto senang dengan keputusan Djadjang tetap bertahan di tim. Tony juga menegaskan, kondisi sulit dalam dua pekan sebelumnya adalah hal wajar, dan bukan kesalahan pelatih.
SIMAK JUGA: Djanur Rekrut Striker Persib U-19
“Alhamdulillah, pak Djadjang sudah kambali lagi, sehingga kami bisa fokus untuk pertandingan ke depan. Kami hampir setengah jalan, performanya masih naik-turun. Kami belum ketemu komposisi yang bagus. Menurut saya, karena regulasi dan pemain baru. Kami masih berusaha menyatukan visi permainan,” beber Tony.
Sedangkan Djanur, sapaan Djadjang, mengungkapkan, keputusannya bertahan di Persib setelah mendapat dukungan dari banyak pihak, seperti keluarga, manajemen, pemain, serta koleganya sesama pelatih.
SIMAK JUGA: Djanur Bantah Diintervensi Umuh Muchtar
“Saya sudah bicara kepada keluarga, dan keluarga menyerahkan keputusan kepada saya. Banyak bobotoh yang juga datang ke rumah meyakinkan saya, sehingga keluarga berbesar hati,” ungkap pelatih berusia 59 tahun ini.
“Pemain meyakinkan saya agar bisa lanjut. Itu menyentuh sekali, sehingga membuat saya mengiyakan keputusan manajemen untuk tetap tinggal. Saya harus menghormati keputusan manajemen, karena saya tidak bertindak sebelah pihak. Kalau keputusan manajemen begitu, saya ikut.”
Sementara manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) mengungkapkan alasan mempertahankan Djanur. Komisaris utama PT PBB Zainuri Hasyim menyatakan, Persib masih membutuhkan sosok Djanur.
SIMAK JUGA: Manajemen Persib Tolak Permohonan Mundur Djanur
“Kami masih butuh pak Djadjang, karena kompetisi musim ini masih berjalan. Kalaupun ada pergantian, prosesnya tidak akan segampang itu. Selama ini kami sudah mendapat banyak masukan, entah dari pemain, manajer, bobotoh, dan pihak lainnya agar pak Djadjang dipertahankan,” beber Zainuri.
“Di klasemen sementara liga, Persib terbukti enggak jelek-jelek amat dibandingkan tim lain, beda poinnya masih tipis. Itu yang menjadi pertimbangan.” (gk-68)




