PSIS Semarang merebut puncak klasemen sementara dari genggaman Bhayangkara FC setelah memetik kemenangan tipis 1-0 atas Barito Putera di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (20/10) malam WIB, pada pertandingan pekan kedelapan Liga 1 2021/22.
Tambahan tiga angka ini membuat PSIS kini mengungguli Bhayangkara FC dengan dua angka setelah mengumpulkan nilai 18. Sedangkan posisi Barito Putera tidak berubah, dan tetap berada di zona merah, karena baru mengumpulkan empat poin.
Barito Putera dan PSIS mengawali pertandingan dengan menerapkan permainan terbuka. PSIS lebih dulu memberikan ancaman ketika laga baru berjalan dua menit. Namun Septian David Maulana gagal memanfaatkan peluang setelah menerima umpan Riyan Ardiyansyah dari sektor kanan pertahanan lawan.
Keputusan kontroversial dikeluarkan wasit Bachrul Ulum pada menit ke-17. Bagas Kaffa yang berhasil masuk ke dalam kotak penalti dilanggar Rio Saputra. Namun wasit justru hanya memberikan hadiah tendangan bebas untuk Barito Putera.
Dalam tayangan televisi terlihat pelanggaran Rio terhadap Bagas terjadi di dalam kotak penalti. Tak pelak keputusan wasit mengundang protes keras dari penggawa Barito Putera. Walau begitu, wasit bergeming dengan keputusannya.
PSIS memberikan respons terhadap permainan ofensif Barito Putera. Peluang diperoleh tim tamu pada menit ke-32 melalui Frendi Saputra. Tapi sepakannya masih bisa ditepis kiper Aditya Harlan.
Menjelang babak pertama berakhir, giliran Barito Putera yang mendapatkan peluang untuk membuka keunggulan. Kiper Joko Ribowo dapat mementahkan peluang itu dengan menghalau tendangan Aleksandar Rakic. Skor imbang tanpa gol akhirnya menutup paruh pertama.
Tensi pertarungan antara Barito Putera dan PSIS tidak mengalami perubahan di babak kedua. Masing-masing tim berusaha memecahkan kebuntuan demi mewujudkan ambisi meraih tiga angka.
Ancaman berbahaya diberikan Barito Putera ketika laga berjalan satu jam. Beny Oktovianto yang menusuk dari sisi kanan serangan melepaskan tendangan, tapi sepakannya masih menghajar jala kiri gawang.
Selang tiga menit kemudian, giliran PSIS membalas ancaman Barito Putera. Jonathan Cantillana yang berdiri bebas melepaskan tendangan, namun Aditya mampu memblok bola, sehingga gawangnya masih aman.
Selanjutnya, Barito Putera nyaris memecahkan kebuntuan pada menit ke-71. Menyambut bola liar, Buyung Ismu melepaskan tendangan melengkung yang memaksa Joko terbang untuk menepis bola. Hasil tepisan Joko ini kemudian menghantam mistar gawang.
Delapan menit menjelang pertandingan berakhir, PSIS akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Cantillana. Berawal dari umpan Hari Nur Yulianto, bola coba ditahan Komarudin. Namun pemain bernomor punggung 95 ini tak bisa menahan bola dengan baik. Bola liar lalu disambar Cantillana dengan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak bisa dicegah Aditya masuk ke dalam gawang.
Berikut susunan pemain kedua tim:
Barito Putera: Adhitya Harlan; Azamat Baimatov, Dandi Maulana, Miftah Sani, Bagas Kaffa, Bayu Pradana, Luthfi Kamal, Buyung Ismu, Rafinha, Aleksandar Rakic, Beni Oktovianto.
PSIS: Joko Ribowo; Frendi Saputra, Rio Saputro, Riyan Ardiyansyah, Wahyu Prasetyo, Andreas Ado, Brian Ferreira, Fredyan Wahyu, Reza Irfana, Septian David Maulana, Jonathan Cantillina.

