Ditaksir Juventus, Matthijs De Ligt: Yang Mengantre Ada Banyak

Komentar()
PROSHOTS
Matthijs de Ligt mengingatkan Juventus untuk buru-buru bergerak konkret karena dirinya juga ditaksir sederet klub elite Eropa.

Bintang muda Ajax Matthijs de Ligt mengajak Juventus untuk bergerak cepat dan serius bila memang menginginkan jasa dirinya. Soalnya, diakui sang youngster, banyak klub mengantre untuk mendapatkan jasa dirinya.

Remaja potensial berusia 19 tahun ini memang menjadi incaran sederet klub elite Eropa, di antaranya Manchester United dan City, Barcelona serta Bayern Munich.

"[Pindah ke Juventus] bisa saja terjadi, akan tetapi ada beberapa klub lainnya mengantre karena tertarik," aku de Light kepada Tuttosport.

"Kita lihat saja. Sekarang ini, saya benar-benar fokus pada Ajax dan agen saya [Mino] Raiola yang akan mengendalikan semua urusan ini. [Frenkie] de Jong juga belum berbicara pada saya tentang kepindahannya ke Barcelona," lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, de Ligt mengungkapkan, dirinya ngefans dengan bek berpengalaman Juventus dan Italia Giorgio Chiellini-Leonardo Bonucci.

Bagi de Ligt, dua bek veteran Italia ini merupakan teladan sempurna bagi dirinya bila bergabung dengan Juventus.

"Saya benar-benar mengagumi Chiellini, dia bek tengah yang sangat tangguh dan salah satu yang terbaik. Saya juga mengapresiasi Bonucci. Mereka berdua bek sentral terbaik di Eropa dan dua contoh yang patut untuk diikuti oleh pemain muda seperti saya," ucapnya.

Soal perbandingan dirinya dengan bek-bek kenamaan seperti Alessandro Nesta dan Jaap Stam, de Ligt enggan berbesar kepala. Menurutnya, tantangan yang akan dihadapi dia di masa yang akan datang bakal lebih besar lagi.

"Membuat saya senang," jawabnya saat disunggung mengenai komparasi dirinya dengan duo bek legendaris di atas.

"Mereka berdua adalah bek tengah top, akan tetapi saya masih harus mencapai level mereka," tandas bek internasional Belanda tersebut.

Artikel dilanjutkan di bawah ini
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Bos besar Juventus, Andrea Agnelli meyakini akan lebih baik bagi AC Milan dan Inter Milan untuk memiliki stadion mereka sendiri. Milan dan Inter tengah berdampingan mengupayakan pembangunan stadion baru berkapasitas 60,000 untuk menggantikan San Siro. Bagi sebuah klub, memiliki stadion sendiri akan berarti bagus dan Agnelli mengambil contoh Juventus yang nekat merobohkan Stadio delle Alpi demi membangun Allianz Stadium yang menjadi rumah baru mereka sejak 2011. Agnelli juga menyebut bahwa Milan sebagai salah satu kota besar di Italia idealnya memiliki stadion lebih dari satu terlebih dengan adanya eksistensi dua klub raksasa Serie A, Milan dan Inter. . . #inter #milan #juventus #seriea #italia #sansiro #giuseppemeazza #instagoal

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Solskjaer Bantah Bakal Usir Van Dijk
2. Remaja Galatasaray Sengaja Tak Cetak Gol Penalti
3. Manajer Persib Ingin Stadion GBLA Dibongkar
4. Ini Alasan Performa Mo Salah Mulai Menurun
5. Lucas Hernandez & Parade Bek Termahal Dunia
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer Banner Serie A

 

Tutup