Manajer Bayer Leverkusen Peter Bosz menerima bila pada akhirnya bintang muda andalannya Kai Havertz hengkang dari klub.
Musim lalu menandai performa terbaik Havertz dengan mampu mengemas 17 gol dalam 34 penampilan sebagai pemain tengah. Selain itu, dia juga memproduksi empat assist bagi rekan-rekannya
Melihat perkembangannya yang terbilang signifikan, sejumlah minat dari para raksasa Eropa pun bermunculan. Duo Manchester, Liverpool, Real Madrid hingga raksasa lokal Bayern Munich semuanya kepincut untuk memiliki tenaga Havertz.
"Tentu saja saya ingin mempertahankannya, sama halnya seperti saya ingin mempertahankan Julian Brandt misalnya," tutur Bosz kepada BILD.
"Kai baru berusia 20 tahun dan masih banyak ruang untuk berkembang. Saya bisa memaksimalkan dia dari usia demikian. Tapi memang pada akhirnya sang pemain sendiri harus merasakan kapan dia siap untuk melangkah ke level berikutnya," jelas sang pelatih.
"Tak ada yang bisa memutuskan itu untuknya," pungkas Bosz, yang menyerahkan sepenuhnya kepada sang pemain soal kelanjutan karier dia.
