Penyerang Sevilla Youssef En-Nesyri tidak senang dengan ketersingkiran timnya dari ajang Liga Champions musim ini.
Setelah kalah 3-2 di pertemuan pertama melawan Borussia Dortmund pada akhir Februari kemarin, Sevilla hanya sanggup bermain imbang 2-2 di leg kedua babak 16 besar yang dilangsungkan di Signal Iduna Park, Rabu (10/3) dini hari WIB tadi, dan akhirnya tersingkir lewat agregat 5-4.
Klub asal Andalusia itu pada akhirnya membiarkan Dortmund melenggang, sekalipun menampilkan perlawanan berarti termasuk melepaskan 47 umpan silang, 12 di antaranya sukses, menjadi catatan terbanyak untuk sebuah tim di kompetisi Liga Champions musim ini.
Di partai semalam, Dortmund yang turun dengan kekuatan terbaiknya membuka keunggulan di menit ke-35 setelah Erling Haaland melakukan tap-in atas umpan silang yang diberikan Marco Reus.
Menurut catatan Opta, tim berjuluk Black Yellow itu sukses mencetak gol di 34 pertandingan kompetitifnya secara beruntun, menjadi rekor baru dalam sejarah klub.
Haaland sempat menambah gol di menit ke-48, tapi wasit menganulirnya karena menganggap penyerang internasional Norwegia itu melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan sesaat sebelum menaklukkan kiper Yassine Bounou.
Terlepas golnya yang dianulir, Haaland pada akhirnya mendapatkan gol keduanya di partai ini dari titik putih enam menit kemudian. Dalam penalti tersebut, sang pemain menyepak bola ke arah kanan dan itu menembus gawang Bounou.
Sevilla yang kian tertinggal perlahan mengejar dan mendapatkan gol yang dicari melalui tendangan 12 pas yang diambil En-Nesyri pada menit ke-68, dan bintang Maroko itu menyamakan kedudukan buat timnya jelang bubaran meski itu tidak sanggup menghindarkan klub Andalusia tersebut dari eliminasi.
Berkaca dari hasil ini, En-Nesyri kepada Movistar mengatakan: “Kami tidak senang dengan hasil akhirnya. Kami sejatinya bermain sangat baik. Masalahnya, kami tidak beruntung - mereka punya satu peluang dan mereka cetak gol.
“Kami sebenarnya ingin bertahan di kompetisi ini. Kami tidak beruntung namun saya senang dengan upaya tim saya. Kami berjuang hingga menit terakhir.”
Meski tereliminasi, Sevilla sekarang tidak terkalahkan di tujuh laga tandang terakhirnya di ajang Liga Champions, dengan rincian tiga kali menang dan empat kali imbang.




