Direktur olahraga AC Milan Paolo Maldini mengonfirmasi bahwa klubnya telah melakukan pengejaran terhadap bek muda Chelsea Fikayo Tomori sejak musim panas kemarin.
Dengan Milan sekarang memuncaki klasemen Serie A, juru transfer klub bertekad untuk memperkuat timnya dan aktif berburu pemain di bursa Januari ini.
Penyerang senior Mario Mandzukic selangkah lagi akan resmi berseragam Milan guna mendukung kerja Zlatan Ibrahimovic di depan, sedangkan di area lain mereka tengah mengupayakan transfer pinjaman Tomori dari Chelsea.
Maldini sendiri menolak untuk memaparkan seberapa dekat klubnya untuk mendapatkan jasa pemain 23 tahun tersebut, namun jika itu terlaksana, otomatis pengejarannya yang sudah berlangsung lama bakal berakhir dengan positif.
“Ada perbedaan besar antara hampir dapat dan sudah didapat,” kata Maldini kepada Sky Sport Italia ketika ditanya soal Tomori. “Ini adalah pasar yang kreatif.
“Jika kami mengikutinya dan mencoba untuk mendatangkannya beberapa bulan lalu, di musim panas, itu berarti kami telah melihat sekilas karakteristik yang tepat dalam dirinya untuk hidup berdampingan dengan para bek kami."
Sementara itu, manajer Chelsea Frank Lampard menilai transfer pinjaman akan menguntungkan Tomori, sekalipun beberapa laporan menyebut klub Serie A itu bakal menyertakan opsi pembelian permanen.
“Tahun ini kami memiliki lima bek sentral, jadi itu sulit bagi bek sentral yang tidak bermain reguler,” kata Lampard.
“Dan itulah mengapa dia mungkin akan dipinjamkan demi perkembangannya, dia adalah pemain muda dan dia mengalami peningkatan besar dalam dua musim terakhir atau lebih sejak saya bekerja dengannya. Itu akan berlanjut dan kami akan menemukan cara terbaik untuk ke jalan itu.”
Maldini kemudian membicarakan soal transfer Mandzukic, dan merasa si pemain cocok dengan klub.
“Kami tahu karakteristiknya dengan baik,” lanjut Maldini, yang juga merupakan legenda Milan. “Kami punya kedekatan dengan pelatih yang harus memberikan tanda oke mengenai kesepakatan ini. Pihak klub kemudian memutuskan.
“Di sepakbola, menjadi pemain bagus saja tidak cukup, dan ini bukan berarti Mario tidak bagus,” imbuhnya.




