Direksi Bayern Munich: Media Sudah Kurang Ajar!

Komentar()
Getty Images
Bayern Munich mendadak menggelar konferensi pers Jumat (19/10) yang menyerang isi liputan media massa terhadap mereka.

Bayern Munich menggelar konferensi pers dadakan yang berisi tentang kecaman terhadap pemberitaan media massa.

Bayern melalui empat pertandingan tanpa kemenangan sehingga menempatkan posisi pelatih Niko Kovac dalam sorotan. Direksi klub serta para pemain menyatakan dukungan terhadap Kovac. 

Tetapi, serangan tidak mereda ketika Jerman dikalahkan Belanda 3-0 pada UEFA Nations League pekan lalu. Penampilan para pemain Jerman, terutama yang berseragam Bayern seperti Manuel Neuer, Jerome Boateng, Mats Hummels, dan Thomas Muller, dikecam. 

Chairman Bayern Karl-Heinz Rummenigge muncul untuk melancarkan pembelaan diri.

"Kami berkumpul Senin setelah pertandingan melawan Belanda. Kami baca di media beberapa pemain disalahkan secara individual, terutama para pemain Bayern," bilangnya.

"Rasa kemanusiaan direndahkan. Kami di Bayern tidak lagi bisa menerimanya."

"Saya malah tidak bisa memulai apa yang saya baca tentang Neuer. Dia empat kali menjadi kiper terbaik dunia. Tak perlu berlebihan, dia berhasil menciptakan permainannya sendiri."

"Saya juga baca tentang Boateng dan Hummels. Kelihatannya para pengamat sudah kehilangan martabat dan kesusilaan."

"Ini juga berlaku terhadap Franck Ribery dan Arjen Robben. Mereka sudah memberikan kontrobusi selama satu dasawarsa sehingga Bayern menjadi bintang yang bersinar terang di sepakbola dunia. Saya ingin mengingatkan kalian bahwa mereka berdua memenangkan segalanya. Perdebatan soal usia sungguh tidak menghargai."

"Saya juga ingin mengingatkan bahwa keberhasilan Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 tidak terlepas dari andil para pemain Bayern. Tiga pekan lalu, dunia baik-baik saja, sekarang kami gagal menang dalam empat pertandingan dan dunia terasa runtuh. Tidak ada alasan memperlakukan tim seperti ini."

"Kami tidak tahan lagi. Kami tidak mau menyalahkan media. Kalau tidak bermain bagus, Anda tak layak mendapat pujian. Tapi yang kami inginkan adalah paparan faktual. Kami akan melindungi para pemain, tim, dan pelatih."

Presiden Uli Hoeness juga menyayangkan pemberitaan media serta melancarkan dukungan terhadap pelatih Jerman, Joachim Low.

"Klub terbesar Jerman mesti mengambil posisi di tengah situasi seperti ini. Saya sempat baca tentang Jogi Low yang mengatakan dia harus mundur. Padahal mereka mencium kakinya selama sepuluh tahun terakhir!" sergahnya.

"Sikap media seperti ini seperti lelucon! Kami tetap kritis terhadap para pemain, tapi kami tidak akan menerima liputan yang kurang ajar."

 

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. "Virus FIFA" Melanda, Liverpool Paling Merana
2. Qatar & Uni Emirat Arab U-19 Sepakat Rumput SUGBK Buruk
3. Gonzalo Higuain Ungkap Pemain Idola & Rekan Terbaiknya
4. Kesabaran Chelsea Pada Alvaro Morata Habis?
5. Real Madrid Termahal - Nilai Sponsor Klub-Klub Top Eropa
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer Banner Bundesliga

 

Tutup