Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

mourinhoGetty Images

Diterjemahkan oleh

Dilema trio yang membuat Mourinho gelisah di Real Madrid

Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, menghadapi ujian taktis pertama yang sesungguhnya menjelang bergulirnya musim baru bersama Real Madrid, setelah komposisi lini tengah berubah menjadi teka-teki terbesar bagi sang manajer, seiring keinginannya memanfaatkan trio Jude Bellingham, Arda Guler, dan Bernardo Silva dalam susunan utama.

Surat kabar Spanyol, "Marca", mengungkapkan bahwa Mourinho masih mencari formula terbaik yang memberinya keseimbangan antara kekuatan menyerang dan kekokohan bertahan, terutama karena Bellingham dan Guler lebih menyukai bermain di posisi playmaker, sementara Bernardo Silva diperkirakan akan mengisi peran gelandang dengan sentuhan teknis dan pengatur tempo permainan.

Surat kabar tersebut menilai bahwa masalahnya bukan terletak pada kualitas para pemain, melainkan pada bagaimana memadukan mereka bersama tanpa merusak keseimbangan, sebab tim pelatih khawatir mengandalkan tiga pemain dengan kecenderungan menyerang justru akan memberi lawan ruang lebih luas di lini tengah.

Bellingham merupakan opsi pertama untuk bermain di belakang Kylian Mbappe, mengingat kedudukannya di dalam tim serta kemampuannya menembus kotak penalti dan mencetak gol. Namun, masa persiapan juga menunjukkan bahwa Arda Guler menampilkan performa terbaiknya di posisi yang sama, ditambah kecocokan besar yang terjalin antara dirinya dan Mbappe yang memberinya keunggulan menyerang yang jelas.

Pada saat yang sama, Mourinho berencana mengandalkan Bernardo Silva sebagai gelandang yang bertanggung jawab membangun serangan dari kedalaman, sehingga memainkan trio itu secara bersamaan menjadi tantangan taktis yang membutuhkan kehadiran seorang gelandang bertahan yang mampu menutup ruang, seperti Federico Valverde, Aurelien Tchouameni, atau Eduardo Camavinga.

"Marca" menegaskan bahwa pelatih asal Portugal itu menyadari musim ini panjang dan akan menyaksikan banyak perubahan, tetapi ia masih mencari formula yang memungkinkannya memanfaatkan potensi menyerang yang besar dari trio tersebut, tanpa membuat Real Madrid kehilangan keseimbangan bertahannya.

Teka-teki lini tengah tetap menjadi salah satu berkas paling menonjol yang akan diselesaikan Mourinho seiring bergulirnya musim, terutama karena keberhasilannya menemukan racikan yang tepat bisa menjadi kunci persaingan di seluruh ajang.

Baca juga:
La Liga memanas lebih awal: pernyataan keras dari asosiasi wasit Spanyol

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google