Eduardo Camavinga tampak bersedia memperpanjang kontrak di Rennes meksi dilaporkan masuk bidikan klub papan atas Eropa seperti Real Madrid dan Juventus.
Juve disebut ingin menyaingi Madrid untuk mendapatkan tanda tangan pemain internasional Prancis berusia 18 tahun itu, yang terikat kontrak di Roazhon Park hingga akhir musim 2021/22.
Namun Camavinga, yang telah mencatatkan lebih dari 50 penampilan untuk Rennes sejak mengukir debutnya pada Desember 2018 di usia 16 tahun dan mendapatkan tiga caps di timnas senior Prancis, mengaku belum tertarik untuk melakukan lompatan besar di tahap kariernya sekarang ini.
"Itu bukan sesuatu yang muncul di kepala saya, yang terus saya pikirkan," jelas Camavinga kepada wartawan, Rabu, ketika ditanya tentang masa depannya.
"Saya melihat dan saya mendengar [rumor tersebut]. Ini adalah hal-hal yang memberi saya kesenangan. Saya di Rennes sedangkan klub lain, itu tidak untuk saat ini. Kita lihat saja nanti.
"Saya memiliki sisa kontrak dua tahun dan kami akan punya waktu untuk berbicara. Akan ada pembicaraan. Untuk memperpanjang masa tinggal di klub yang telah membentuk saya, itu akan membuat saya bahagia.
"Jelas, klub-klub besar adalah mimpi. Namun saya tidak bisa menyebutkannya secara khusus."
Cedera membuat Camavinga absen dari pertandingan internasional Prancis terakhir, dan pada minggu lalu dia baru saja mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM).
"Untuk saat ini, orang tua saya tidak mengizinkan saya mengemudi terlalu sering,” katanya. "Saya sedang menunggu untuk memiliki mobil sendiri. Kita akan lihat apakah mereka mengizinkan saya."
Camavinga telah mencatatkan delapan penampilan di semua kompetisi untuk Rennes musim ini, dengan mencetak satu gol.
Rennes saat ini duduk di urutan ketiga di Ligue 1, terpaut enam poin dari pemimpin klasemen Paris Saint-Germain; dan klub Prancis itu juga akan untuk mengincar kemenangan pertama mereka di Liga Champions musim ini saat menjamu Chelsea pada pertengahan pekan depan.
Camavinga sendiri sebelumnya menjadi debutan termuda Les Bleus sejak 1914 ketika ia turun dari bangku cadangan melawan Kroasia dalam pertandingan UEFA Nations League bulan September.
