Paris Saint-Germain berpeluang melewatkan gelar Ligue 1 Prancis musim ini setelah ditahan imbang Rennes dengan skor 1-1, Senin (10/5) dini hari WIB tadi.
Menjelang laga yang digelar di Roazhon Park semalam, PSG arahan Mauricio Pochettino datang dengan misi meraih poin penuh sebagaimana mereka tertinggal lima angka dari sang pemuncak klasemen Lille, yang di hari sebelumnya mengalahkan Lens lewat tiga gol tanpa balas.
Bermain sebagai tamu, tim asal ibu kota itu tampil tanpa sejumlah bintangnya seperti Kylian Mbappe yang menjalani suspensi, selagi Marco Verratti dan Juan Bernat terpaksa absen karena cedera.
Meski begitu, mereka tetap menampilkan permainan menyerang dan memimpin terlebih dahulu berkat penalti Neymar di masa injury time babak pertama, dan itu merupakan gol Neymar yang kedelapan dari 16 penampilannya di ajang Ligue 1 musim ini.
Di babak kedua, juara bertahan Prancis itu dikejutkan oleh gol penyama tuan rumah yang dicetak oleh Serhou Guirassy. Penyerang asal Prancis itu mencetak golnya setelah memaksimalkan assist Benjamin Bourigeaud di menit ke-70.
Tiga menit jelang bubaran, Les Parisiens harus bermain dengan sepuluh orang menyusul kartu merah langsung yang diterima bek Presnel Kimpembe.
Opta mencatat itu sebagai kartu merah ketujuh yang menimpa PSG di ajang Ligue 1 musim ini, hanya kalah dari Lyon (10), dan Marseille (9). Adapun enam dari tujuh kartu merah yang dialami PSG itu terjadi di sepuluh menit terakhir pertandingan.
Sementara itu, PSG sekarang telah gagal mengukir clean sheet di delapan pertandingan terakhirnya di Ligue 1. Mereka belum lagi mendapati laju yang lebih buruk seperti periode Februari hingga April 2012 silam, di mana mereka kebobolan untuk 11 laga beruntun di kompetisi teratas Prancis.
Adapun berkat hasil imbang semalam, pasukan Pochettino untuk sementara masih tertahan di urutan kedua, dengan mereka terpaut tiga poin di belakang Lille.
Tidak ada tim dalam sejarah Ligue 1 yang sanggup menjadi juara setelah tertinggal tiga angka selagi musim tinggal menyisakan dua laga.




