Dihajar Borneo FC, Pelatih Perseru Serui Merasa Dirampok

Komentar()
Abi Yazid / Goal
Putu Gede, mengatakan beberapa kali keputusan wasit merugikan timnya.

Pelatih Perseru Serui I Putu Gede, tak dapat menutupi rasa kesalnya ketika timnya dikalahahkan Borneo FC. Cenderawasih Jingga takluk 5-1 di Stadion Segiri, Samarinda, kemarin (7/7). 

Dalam laga tersebut Perseru sempat unggul lebih dulu melalui Silvio Escobar, lima menit jelang turun minum. Sayangnya, klub asal Kepulauan Yapen tersebut tak bisa mempertahankan sampai laga selesai.

Borneo FC, mengamuk dengan mencetak lima gol selepas jeda. Kelima gol kemenangan Pesut Etam diukir Mohamadou Alhadji (69'), lalu disusul dua gol Julien Faubert (73', 76'), Srdan Lopicic (78') dan Lerby Eliandry (90').

Bagi Putu Gede, kekalahan ini bukan semata-mata kesalahan dari para pemainnya. Melainkan, karena ada beberapa putusan pengadil lapangan yang merugikan timnya.  

"Saya pikir Perseru dirampok. Itu saja. Anda sudah tahu dan memahami bagaimana situasi di babak kedua," kata Putu Gede.

"Saya baru pertama kali jadi pelatih Liga 1 dan baru pertama kali mengalami seperti ini. Ternyata dari saya main sampai jadi pelatih ya tidak ada perubahan. Kalau mental sudah dihajar, ya enggak bisa," tambahnya.

Perkataan senada juga dilontarkan Yohanis Nabar. Menurutnya, kepemimpinan wasit yang kurang maksimal membuat rekan setimnya jadi kehilangan konsentrasi permainan.

"Kita sudah bekerja keras. Tapi di babak kedua kami tidak suka dengan kepemimpinan wasit," ujarnya.

 

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Pernyataan Resmi Juventus Terkait Transfer Cristiano Ronaldo
2. Aksi Heroik Thibaut Courtois Terbangkan Belgia
3. Matthaus Yakin Keputusan Ronaldo Gabung Juventus Kemunduran
4. Pelatih Filipina U-19 Akui Beda Kelas Dengan Indonesia
5. Hasil Drawing Grup Asian Games 2018

 

Footer Banner Piala Dunia 2018

Tutup