Pelatih Paris Saint-Germain Mauricio Pochettino menyebut timnya kurang beruntung seusai kalah 2-1 dari Manchester City dalam lanjutan babak grup Liga Champions, Kamis (25/11) dini hari WIB tadi.
Di matchday kelima yang dilangsungkan di Etihad Stadium semalam, PSG yang bertindak sebagai tamu sejatinya mampu unggul terlebih dahulu berkat gol Kylian Mbappe, yang sekarang telah mengemas 29 gol dari 50 penampilannya di Liga Champions, pada menit ke-50.
City membalas tak lama berselang dengan mewakilkan Raheem Sterling, yang kini mulai kembali diandalkan, sebagaimana ia menuntaskan assist dari Gabriel Jesus yang baru masuk setelah tertinggal satu bola.
Tim tuan rumah kemudian membalikkan keadaan di menit ke-76 setelah Jesus memaksimalkan assist Bernardo Silva untuk membungkus tiga angka, yang sekaligus mengantar The Citizens menjuarai Grup A.
Berkaca dari kekalahan ini, Pochettino kepada beIN Sports mengatakan: “Babak pertama sulit untuk kami namun di babak kedua kami menemukan cara untuk mendominasi dan menciptakan beberapa peluang.
“Saya pikir kami tidak beruntung, namun kami harus memberikan pujian untuk City.”
Pochettino tak lupa memberi selamat kepada rivalnya itu yang finis sebagai juara grup. “Kami telah mencapai target kami dengan lolos ke babak berikutnya. Tentu saja kami sejatinya ingin finis pertama namun kami tidak bisa melakukan itu malam ini. Manchester City adalah tim yang luar biasa.”
PSG sendiri baru meraih satu clean sheet dari 15 pertandingan terakhirnya di Liga Champions, sedangkan City tidak terkalahkan di 17 laga kandang terakhirnya di Eropa (M16 D1) sejak kalah 2-1 melawan Lyon di matchday pertama musim 2018/19 kemarin.
City juga tengah dalam laju delapan kemenangan beruntun di kandang untuk kompetisi elite Eropa, termasuk leg kedua babak 16 besar musim lalu melawan Borussia Monchengladbach yang digelar di Budapest.




