Legenda besar Belanda Marco Van Basten tak ragu menyebut Donny van de Beek layak menjadi 'camat' alias cadangan mati di Manchester United karena kualitasnya tak sebagus yang digembar-gemborkan banyak orang.
Seperti diketahui, sang gelandang kesulitan berkembang sejak mengenakan seragam The Red Devils. Sepanjang kampanye 2020/21 lalu, namanya nyaris tak terdengar di Old Trafford.
Mulanya, saat Ole Gunnar Solskjaer mendatangkannya dari Amsterdam, van de Beek diharapkan bisa langsung memberikan impak positif sehingga dia bisa masuk di jajaran tim inti.
Namun, yang terjadi sebaliknya. Dia kesulitan menemukan bentuk terbaiknya.
Sebagian besar kariernya di Man United pun dihabiskan hanya untuk menjadi pemain pengganti. Sebanyak 15 kali dia harus merasakan bermain dari bangku cadangan Man United, berikut 'hanya' empat kali merasakan starter di bawah komando Ole.
Catatan di atas menunjukkan bahwa dirinya gagal bersinar di Manchester dan kini mendapat label sebagai pemain gagal.
Van Basten mengakui, van de Beek dipandang sebagai pemain berbakat karena dia selama ini hanya menimba ilmu di level sepakbola yang berada di bawah standar tinggi Eropa, yakni bermain di Eredivisie Belanda.
Menurutnya, van de Beek jelas kesulitan menyesuaikan diri ketika dia harus langsung berhadapan dengan kompetisi besar seperti Liga Primer dari Eredivisie.
Lebih lanjut, Van Basten menilai van de Beek membuat keputusan yang keliru dengan hijrah ke Liga Primer dan bergabung ke klub sebesar Man United.
"Itu tentu bukan pilihan yang cerdas," tegas van Basten dalam wawancaranya dengan Voetbal Zone.
"Jika Anda bilang, Anda telah berbicara dengan Real Madrid lalu Anda merapat ke Manchester United, Anda bertaruh terlalu tinggi," jelas sang legenda besar.
"Van de Beek tidak sebagus itu. Sebagai sosok nomor 10 di Ajax, itu jauh lebih mudah dibanding sebagai sosok nomor 10 di Spanyol dan Inggris," ulas van Basten.
"Di Belanda, Anda mendapatkan banyak bantuan. Anda mendapatkan kesempatan, akan tetapi lain cerita ketika Anda bermain di luar negeri," tandas van Basten.


