Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Iklan
Jelajahi Betting di GOAL
LA Galaxy v Los Angeles Football ClubGetty Images
Diterjemahkan oleh

Denis Bouanga dan Leo Walta selamatkan LAFC dalam duel sengit El Trafico, pastikan tiket playoff MLS Cup

Iklan

LAFC Amankan Tiket Play-off Lewat Derbi Dramatis

LAFC memastikan tempat di babak play-off MLS Cup setelah bermain imbang dramatis 2-2 melawan LA Galaxy di BMO Stadium. Tuan rumah bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk meraih satu poin penting dalam edisi terbaru El Trafico.

Joseph Paintsil sempat membuat Galaxy memegang kendali penuh setelah memanfaatkan kesalahan pertahanan untuk mencetak dua gol. Namun, LAFC segera merespons dengan dua gol dalam waktu singkat untuk menjaga ambisi mereka tampil di fase pascamusim. Hasil ini memastikan LAFC tampil di babak play-off untuk kelima kalinya secara beruntun. Ini juga menjadi kali kedelapan mereka lolos ke fase pascamusim dalam sembilan musim.

Tamarit Puji Kebangkitan Dramatis di Babak Kedua

Pelatih kepala sementara Tamarit gembira dengan semangat juang yang ditunjukkan para pemainnya. Timnya mendominasi permainan dalam beberapa periode di babak pertama, tetapi justru tertinggal sebelum kembali kebobolan pada awal babak kedua. Meski mengalami kemunduran akibat kesalahan pertahanan, tuan rumah bangkit dengan impresif untuk menyelamatkan pertandingan.

"Saya sangat bangga kepada tim, dengan cara kami bangkit dari situasi yang sangat sulit dan tidak pantas kami alami," kata Tamarit kepada wartawan. "Mereka tidak pernah menyerah."

Iklan
Iklan

Kebangkitan itu dimulai oleh Bouanga, yang menyambar bola muntah setelah kiper Galaxy JT Marcinkowski gagal mengamankan tembakan Armindo Sieb. Leo Walta kemudian menyamakan kedudukan setelah menerima umpan silang berbahaya dari Heung-min Son.

Topik Terkait

Kesalahan Pertahanan Bikin Skuad LAFC Frustrasi

Meski kebangkitan mereka patut diapresiasi, LAFC tetap frustrasi dengan cara mereka kebobolan. Gol kedua Paintsil tercipta setelah Hugo Lloris gagal mengamankan tembakan Erik Thommy, yang menunjukkan kelemahan pertahanan mereka.

Bek Aaron Long mengkritik lini belakang timnya dan menyebut kedua gol Galaxy "agak mudah terjadi, agak mudah dicetak." Ia menambahkan: "Mencetak dua gol di kandang seharusnya cukup untuk menang."

Iklan

Berusaha Raih Keuntungan Bermain di Kandang pada Play-off

LAFC kini akan fokus mengejar posisi unggulan yang lebih tinggi dengan hanya dua pertandingan musim reguler tersisa. Hasil bagus di penghujung musim sangat penting jika mereka ingin mendapatkan kesempatan bermain di kandang dalam babak play-off mendatang. Dalam dua laga terakhirnya, LAFC akan menghadapi Minnesota United pada 2 November, lalu enam hari kemudian bertandang untuk menghadapi Seattle Sounders.

Mengawali karier sebagai penulis magang di GOAL Indonesia pada awal 2021, Yosua kemudian diangkat menjadi jurnalis di tahun yang sama dan hingga kini konsisten menulis dengan fokus utama pada Real Madrid serta jagat La Liga Spanyol.

Lahir dan besar di Salatiga, kecintaan Yosua pada sepakbola berakar pada klub lokal, PSISa Salatiga serta PSIS Semarang. Namun, perjalanan cintanya tidak berhenti di sana. Aksi duo kidal Real Madrid, Raul Gonzalez dan Guti Hernandez, memperkenalkan Yosua pada dunia sepakbola Eropa dan menumbuhkan rasa kagum yang kemudian berkembang menjadi spesialisasi profesional.

Terjun meliput langsung Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia menjadi salah satu pengalaman paling berkesan baginya. Di turnamen itu, Yosua berkesempatan bertemu sekaligus mewawancarai para wonderkid yang kini mulai bersinar di level elite: Marc Guiu, Franco Mastantuono hingga Claudio Echeverri.

Bidang keahlian Yosua di GOAL Indonesia di antaranya:

  • Mengulas dunia La Liga Spanyol, khususnya Real Madrid

  • Analisis preview pertandingan dengan pendekatan taktik dan naratif

  • Editorial sepakbola internasional

  • Penelusuran pemain muda dan perkembangan talenta global

 

XI Sepanjang Masa Yosua (4-3-3): Iker Casillas; Dani Alves, Sergio Ramos, Carles Puyol, Roberto Carlos; Luka Modric, Guti Hernandez, Xavi Hernandez; Lionel Messi, Raul Gonzalez, Cristiano Ronaldo