Sejumlah laporan media mengungkapkan sebuah keputusan mengejutkan yang tengah dipertimbangkan Jan Siewert asal Jerman, direktur teknik Al-Ittihad, sebelum menghadapi Al-Qadsiah, Jumat besok, dalam laga pekan kedua Roshn Saudi Pro League, yang berkaitan dengan nasib salah satu pemain profesional tim dalam skuad.
Siewert mengkaji kemungkinan mencoret George Ilenikhena asal Nigeria dari daftar pemain pertandingan, demi mendaftarkan Youssef En-Nesyri asal Maroko, di tengah terbatasnya slot yang tersedia bagi pemain asing, sehingga penyerang Nigeria itu mendapati dirinya terancam tersingkir meski tampil menonjol pada pertandingan terakhir.
Baca juga: Di tengah kabar kepergian, Siewert ungkap alasan absennya Diaby dari Al-Ittihad
Ilenikhena sempat mencuri perhatian pada laga melawan Al-Najma di babak 32 besar Piala Raja Salman, setelah mencetak dua gol yang membawa Al-Ittihad menang tiga gol tanpa balas, sehingga ia menyampaikan pesan terbaik yang mungkin kepada tim pelatih dan kembali membuka perdebatan soal kelayakannya untuk tampil lebih banyak.
Penampilan gemilang penyerang Nigeria itu memicu meningkatnya tuntutan suporter agar ia diberi kesempatan lebih besar, sementara di sisi lain kritik yang dilayangkan kepada Youssef En-Nesyri turut meningkat, terutama dengan belum tampilnya ia pada level yang diharapkan pada awal perjalanannya bersama "Sang Kolonel".
Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum Kooora
Menurut yang diwartakan surat kabar "Arriyadiyah" Saudi, Siewert berupaya membawa En-Nesyri dan Ilenikhena bersama-sama ke laga melawan Al-Qadsiah, namun keputusan akhir mengenai skuad akan ditentukan berdasarkan laporan medis khusus bek Serbia, Jan-Carlo Simic.
Laporan-laporan tersebut menjelaskan bahwa jika kesiapan Simic untuk tampil dipastikan, Siewert mungkin terpaksa mencoret Ilenikhena dari skuad demi memberi ruang bagi En-Nesyri, dan hal itu bisa menjadi kejutan besar terutama setelah penampilan istimewa yang ditunjukkan penyerang Nigeria itu menghadapi Al-Najma.
Dengan demikian, Ilenikhena kini terancam membayar harga atas penampilan gemilangnya secara tidak langsung, sembari menanti keputusan akhir pelatih asal Jerman itu, yang menghadapi persamaan sulit antara mempertahankan pemain yang belakangan membuktikan diri, dan memberi En-Nesyri kesempatan baru untuk membuktikan kemampuannya memimpin lini serang Al-Ittihad menghadapi Al-Qadsiah.




