Gelandang Dele Alli berjanji tidak akan terpengaruh dengan provokasi tim lawan selama menjalani Piala Dunia 2018 bersama tim nasional Inggris.
Alli dikenal sebagai pemain yang kerap bermasalah dalam mengontrol emosi, seperti saat menunjukkan bahasa tubuh ofensif dalam kemenangan Inggris atas Slovenia di babak kualifikasi pada Oktober lalu.
Pemain milik Tottenham Hotspur itu juga melewatkan tiga laga perdana timnya di ajang Liga Champions musim 2017/18 karena harus menjalani sanksi akibat kartu merah langsung yang diterimanya di musim sebelumnya.
Meski begitu, Alli mengaku sudah belajar dari kesalahan yang dibuat dan menekankan akan lebih mengontrol emosinya.
“Saya adalah orang yang percaya bahwa Anda harus melakukan kesalahan untuk bisa belajar,” kata Alli dikutip dari Sky Sports News. “Saya rasa saya telah belajar dari hal-hal yang saya lakukan sebelum ini, namun itu tidak membuat saya khawatir.
“Saya rasa saya bisa mengontrol semuanya. Itu [tim lawan yang akan melakukan provokasi di Rusia] takkan menjadi masalah.
“Tentu saja, saya pernah melakukan sejumlah hal di masa lalu dan orang-orang mengira itu akan menjadi masalah [di Piala Dunia] – namun itu takkan terjadi,” tegasnya.
Di Rusia nanti, Inggris terundi di Grup G bersama Panama, Tunisia dan Belgia. Mereka akan memainkan partai pertamanya dengan menghadapi Tunisia di Volgograd Arena pada 19 Juni mendatang.


