Serangan verbal secara mengejutkan dilontarkan bek Liverpool, Dejan Loveren, terhadap kualitas bek andalan sekaligus kapten Real Madrid, Sergio Ramos.
Seakan masih dendam dengan perlakuan kasar Ramos pada Salah, yang mentimulasi kekalahan Liverpool di final Liga Champions musim lalu, Lovren menyebut bek 32 tahun itu beruntung membela Madrid.
Dengan dikeliling sederet pemain bintang lima, Lovren menyoroti kebiasaan blunder Ramos yang kurang terekspos lantaran Madrid kerap raih kemenangan lewat skor telak.
Getty"Blunder-blunder saya? Orang-orang selalu menyoroti kesalah-kesalahan seperti ini. Mereka tidak melihat sisi baiknya. Terkadang, saya pikir saya tidak layak mendapatkan kebencian itu," buka Lovren pada Copa 90.
"Jika Anda lihat, Ramos misalnya, dia bahkan membuat lebih banyak kesalahan ketimbang saya. Namun dia beruntung bermain untuk Madrid, karena ketika timnya menang 5-1 atau 5-2, orang-orang takkan fokus pada blunder yang terjadi. Saya? Saya seperti kurang beruntung, karena ketika membuat kesalahan dan kami kalah 1-0, semuanya selesai."
Bek yang membawa timnas Kroasia ke final Piala Dunia 2018 kemarin ini kemudian menyebut Rapahel Varane miliki kualitas di atas Ramos. Tidak hanya musim ini, tapi juga di musim-musim sebelumnya.
"Siapa bek terbaik? Virgil ([Van Dijk], karena kami menjalani sebuah musim yang bagus [musim 2017/18 lalu]. Saya dan dia, kami mencapai final Liga Champions musim lalu," lanjutnya.
"Kemudian Varane, dia layak mendapatkan banyak pengakuan, tapi saya rasa dia kurang mendapatkannya. Ramos mendapatkannya dan saya tidak setuju."
"Jelas Varane lebih baik ketimbang Ramos. Buat saya, dia lebih baik untuk saat ini dan tahun-tahun sebelumnya. Dia memenangi Liga Champions, dia memenangi Piala Dunia, jadi dia seharusnya yang menjadi bek terbaik dunia."
"Namun saya rasa Ramos yang bakal menang, mereka memilih Ramos bukan? Saya pikir itu adalah keputusan yang tidak bisa Anda ubah," tandasnya gemas.
Getty, Goal




