Gelandang West Ham United Declan Rice kecewa berat setelah kerja keras timnya selama 90 menit buyar di detik-detik terakhir menyusul kekalahan 1-0 melawan Manchester United, Sabtu (22/1) malam WIB tadi.
Dalam lanjutan Liga Primer Inggris yang digelar di Old Trafford semalam, gol pemain pengganti Marcus Rashford di menit ke-93 memastikan tuan rumah memetik tiga angka untuk sekaligus menyalip West Ham di posisi empat klasemen.
Sebelum gol itu tercipta, The Hammers sejatinya sanggup mengimbangi permainan anak asuh Ralf Rangnick dan beberapa kali menciptakan peluang ke arah kiper David de Gea.




Berkaca dari hasil ini, Rice kepada laman resmi klub mengatakan: “Kami sangat kecewa. Ini benar-benar menjadi pukulan telak.
“Kami telah berjuang dengan sangat baik. Kedua tim bermain seimbang sehingga saya pikir hasil imbang adalah hal yang adil.
“Kami ini adalah tim yang bagus dalam serangan balik, dan bahkan ketika memasuki fase akhir pertandingan, kami masih memiliki energi untuk menyerang.
“Namun untuk menyudahi pertandingan dengan cara seperti itu dan diserang balik dalam 30 detik terakhir, serta kebobolan, adalah pukulan telak.”
Terlepas kekalahan terakhir di Manchester, Rice sekarang ingin memaksimalkan jeda pertandingan demi menghadapi laga sulit ke depan.
Ia menambahkan: “Kami masih perlu melihat di mana posisi kami di klasemen. Masih ada cahaya positif di sana.
“Kami masih di atas sana, bersaing, tetapi kami tahu seberapa besar hari ini. Manajer tahu itu, kami tahu itu sebagai pemain, dan Anda bisa melihat kami jauh lebih kompak ketimbang saat melawan Leeds. Kami hanya tidak berhasil mencetak gol.
“Sekarang bakal ada jeda dan saya pikir itu bagus untuk para pemain kami, yang telah memainkan begitu banyak pertandingan. Kami akan kembali dan siap untuk yang berikutnya.
“Kami selalu memberikan perlawanan kepada tim-tim besar, entah itu Chelsea, Liverpool, Manchester City atau United. Jelas, kami telah mengalahkan Chelsea dan Liverpool tahun ini, dan kami hampir melakukannya dengan City, jadi kami akan selalu bersaing dengan mereka.
“Jika kami ingin bersaing dengan tim-tim seperti ini, ketika Anda datang ke tempat-tempat seperti ini, Anda jelas ingin bermain apik.”
