Malang benar nasib Alexandro Pato, mantan bintang AC Milan dan Chelsea.
Perjalanan karier sepakbola anak Brasil ini memang bisa dikatakan penuh lika-liku dan drama sejak dia meninggalkan San Siro. Singkatnya, ragam cedera dan kehidupan malam membuat performa dia menurun drastis hingga "tersisih" dari gemerlap persaingan kancah sepakbola Eropa.
Semangat Pato sebetulnya kembali tumbuh ketika dia diangkut Orlando City, klub ambisius Liga Utama Amerika Serikat [MLS], yang memberinya kontrak satu tahun jelang musim 2021 bergulir pada 13 Februari lalu.
Nahas, saat menjalani debut melawan Atalanta United di laga pembuka MLS, Pato lagi-lagi harus berurusan dengan momok cedera.
Pato, striker yang membintang di Milan itu, harus ditarik keluar untuk digantikan Silverster van der Water menginjak menit ke-80 lantaran kaki kanan nama pertama mengalami cedera dalam laga yang berakhir skor kacamata itu.
Indikasi awal, dia hanya akan absen di laga kontra Kansas City, namun ternyata jauh dari yang dibayangkan karena dia diprediksi bakal melewatkan sebagian besar musim ini.
Kendati demikian, cedera ini disebut tidak memerlukan tindakan operasi. Demikian konfirmasi pihak Orlando.
Tetapi pelatih Oscar Pareja menekankan pentingnya untuk bersikap hati-hati terhadap "pemain kaca" seperti Pato.
"Pato dalam keadaan yang lebih baik," tutur sang juru taktik dikutip dari Orlando Sentinel.
"Kami hanya ingin berhati-hati. Akan tetapi sejauh ini, dia tengah dalam pemulihan. Kami terus menganalisis waktu yang tepat untuk memainkan dia kembali di kompetisi ini," tandas Pareja.
Pato didatangkan Orlando dengan status pemain gratisan setelah dia dan Sao Paolo sepakat untuk memutus kontrak pada 19 Agustus 2020 lalu. Di klub Brasil ini, Pato mencetak sembilan gol dalam 35 pertandingan.
Sempat menganggur selama beberapa bulan, Orlando kemudian menghidupkan kembali spirit sepakbola Pato.
