Kevin De Bruyne mengaku tidak merasakan tekanan untuk menggantikan peran David Silva karena merasa bahwa dirinya memang tidak bisa menjadi seperti sang legenda Manchester City.
Kiprah Silva selama satu dekade terakhir bersama The Citizens berakhir pada musim panas ini, dengan sang gelandang Spanyol pulang ke kampung halamannya untuk bergabung dengan Real Sociedad, setelah melewati total 436 pertandingan bersama City.
City lantas tidak mendatangkan pengganti Silva, lebih menaruh kepercayaan kepada pemain muda Phil Foden yang diharapkan bisa mengisi celah yang ditinggalkan sang pemain 34 tahun.
De Bruyne, yang menyamai rekor assist Thierry Henry musim lalu, juga merupakan pemain yang diminta untuk bisa menjalankan peran yang sama ketika Silva absen selama beberapa waktu.
Namun, bintang internasional Belgia itu tidak merasa seperti itu, karena ia tidak meyakini ada cara yang pas untuk benar-benar menjadi pengganti eks andalan City tersebut.
"David Silva adalah pemain yang luar biasa bagi kami. Saya tidak bisa melakukan apa yang telah dilakukan David," kata De Bruyne kepada Sky Sports.
"Saya harus membantu tim seperti yang selalu saya coba lakukan. Setiap pemain harus memainkan kualitas mereka sendiri."
"Tentu saja akan sulit karena David adalah ahlinya dalam menemukan ruang sempit, namun saya pikir kami memiliki pemain-pemain yang bisa melakukan pekerjaan itu. Ia jelas akan dirindukan di dalam dan luar lapangan."
De Bruyne menambahkan: "Saya pikir [posisi saya] tergantung pada cara tim lain bermain. Wolves bermain dengan tiga bek jadi manajer ingin menekan mereka dengan garis pertahanan tinggi dan bermain aman dengan dua gelandang bertahan. Kami memiliki begitu banyak pemain menyerang jadi saya dapat menyatu dan mereka melakukan bagian masing-masing."
De Bruyne memulai kampanye Liga Primer Inggris 2020/21 dengan performa apik, mencetak gol dari titik putih untuk menandai kemenangan City 3-1 atas Wolverhampton Wanderers, Selasa (22/9) dini hari WIB.


