David De Gea mengungkapkan apa yang disampaikan manajer Ralf Rangnick di ruang ganti saat jeda pertandingan antara Manchester United dan Brighton and Hove Albion, Selasa (15/2) malam waktu setempat.
The Red Devils mengalahkan tamunya itu di Old Trafford dengan skor 2-0 untuk merebut posisi empat besar klasemen sementara.
Skuad Graham Potters sebetulnya tampil apik di babak pertama dengan menghadirkan deretan masalah di pertahanan tuan rumah. Namun, selepas interval, Cristiano Ronaldo membuka keran gol United.
Selepas gol itu, Lewis Dunk diganjar kartu merah dan gol Bruno Fernandes di menit berdarah memastikan rengkuhan tiga poin bagi pasukan Rangnick.
United bermain semakin meyakinkan di babak kedua setelah Brighton bermain sepuluh pemain. Hal itu tidak lepas dari wejangan yang diberikan Rangnick di ruang ganti saat waktu istirahat.
Apa yang disampaikan sang juru taktik?
"Pesan dari dia [saat jeda] adalah kami bermain di kandang sendiri dan kami [harus] bermain dengan pressing tinggi di babak kedua," beber De Gea kepada BBC Sport.
"Kami mengontrol pertandingan setelah kartu merah dan ada tempo lima menit ketika mereka bangkit," lanjutnya.
De Gea menambahkan, klub sebesar Man United normalnya adalah menargetkan finis di atas empat besar di akhir musim nanti. Dia berharap, di sisa musim ini, skuad Rangnick bisa memaksimalkan setiap poin yang tersedia.
"Kami harusnya berjuang untuk lebih banyak hal lagi daripada empat besar. Namun, ini adalah realitasnya. Ada banyak tim berjuang untuk posisi yang sama dan dengan kualitas yang kami miliki, kami harus memenangkan banyak poin," tandasnya.




