Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic meminta anak asuhnya lebih fokus menatap pertadingan melawan Bhayangkara FC pada pekan kedelapan Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalatta, Sabtu (13/7), dibandingkan final Piala Indonesia 2018.
PSM mempunyai peluang menghapus dahaga gelar selama 19 tahun dengan menembus final Piala Indonesia. Namun Kalezic menilai pertandingan melawan Bhayangkara FC lebih penting untuk mengangkat posisi PSM di klasemen sementara. Apalagi PSM masih mempunyai dua laga sisa selepas duel kontra Bhayangkara FC.
“Saya sibuk mempersiapkan tim melawan Bhayangkara, dan saya tidak memikirkan final. Hal yang selalu ada di dalam kepala saya adalah Bhayangkara, dan saya sedang menganalisa mereka,” tegas Kalezic.
“Kami belum memainkan tiga pertandingan. Ketika kami punya total pertandingan sama dengan tim pemuncak, maka saya akan bicarakan soal itu.”
Terlepas dari itu, Kalezic tetap senang PSM menjalani laga leg kedua final Piala Indonesia di kandang. Menurutnya, Juku Eja mempunyai peluang untuk mengangkat trofi di hadapan suporter.
“Tentu saja kami sangat senang bisa bermain di Makassar pada laga final nanti. Setelah 19 tahun, kami punya peluang membawa trofi ke Makassar. Saya sangat senang kepada suporter. Saya yakin mereka akan berbondong-bondong datang mendukung kami. Bukan hanya di sinim tapi juga di Jakarta,” tutur Kalezic. (gk-74)

