Chelsea gagal memaksimalkan laga kandangnya setelah diimbangi Brighton & Hove Albion lewat skor 1-1 di matchday ke-20 Liga Primer Inggris, Kamis (30/12) dini hari WIB tadi.
Sebelum laga di Stamford Bridge semalam digelar, Brighton punya catatan buruk karena tidak pernah mencetak gol di enam pertandingan tandangnya di liga melawan Chelsea, yang belum lagi merasakan kekalahan dalam tujuh partai terakhir sejak takluk 3-2 di tangan West Ham pada awal Desember.
Bermain di depan publiknya sendiri, Chelsea yang bermain dengan kekuatan terbaiknya mendapatkan gol pembuka di menit ke-28 melalui tandukan Romelu Lukaku. Sang penyerang mencatatkan namanya di papan skor seusai memaksimalkan sepak pojok Mason Mount.
Dengan itu, The Blues menahbiskan diri sebagai tim yang paling sering mencetak gol dari sundulan kepala di Liga Primer musim ini (8), selagi tidak ada klub yang mengemas gol lebih banyak dari tendangan penjuru selain mereka (7).
Sementara itu, Mount kini telah terlibat dalam terciptanya 12 gol di Liga Primer pada gelaran 2021/22, dengan rincian tujuh gol dan lima assist. Statistik tersebut lebih baik di antara pemain Inggris lain dan itu menyamai catatan terbaiknya di satu musim kompetisi (juga 12 pada 2019/20).
Saat dirasa akan menang lantaran tampil cukup dominan, tim tuan rumah harus dipaksa menerima kenyataan untuk berbagi angka melalui gol penyama kedudukan yang dicetak pemain pengganti Danny Welbeck.
Eks Manchester United dan Arsenal itu sebelumnya dimasukkan di menit ke-80, dengan ia lantas menyamakan angka di masa injury time setelah menanduk umpan silang Marc Cucurella.
Dengan demikian, Brighton adalah tim yang paling banyak memenangkan poin di Liga Primer musim ini lewat gol yang dicetak di atau setelah 90 menit.
Berkat hasil ini, Chelsea berhasil menyalip Liverpool di urutan kedua dengan koleksi 42 poin dari 20 pertandingan yang telah dimainkan. Sebaliknya, Brighton masih tertahan di posisi sepuluh lantaran baru merangkum 24 angka dari 18 laga perdananya.




